Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Berita687 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/c2yjsmw4e.html
Artikel Terkait
KWT Srikandi Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming
BeritaDukuh Mrican di Kota Yogyakarta berhasil bertransformasi dari kawasan kumuh menjadi area hijau subur berkat program BRI Bertani di Kota (BRInita) dari BRI Peduli. Lahan yang dulunya dipenuhi tumpukan sampah dan gang-gang sempit kini disulap menjadi tempat berbagai jenis tanaman tumbuh....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
BeritaWang hadir singkat di hadapan hakim federal yang meminta para pengacara menyepakati tanggal sidang berikutnya, di mana ia akan secara resmi menyampaikan pengakuan bersalahnya. Uang jaminan ditetapkan sebesar 25....
【Berita】
Baca SelengkapnyaSiklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
BeritaDonald Trump dan Xi Jinping telah bertemu enam kali sejak 2017 dan kembali menggelar pertemuan puncak terbaru di Beijing pada Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi kunjungan pertama presiden AS ke China sejak 2017....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
Elang Gibran Gabung Elemen Gonjiam di 402 Rumah Sakit Angker
Intelijen AS: Iran Kebut Produksi Drone Tempur Diam-Diam
Tautan Sahabat
- Pakistan Didorong Reformasi Pendidikan untuk Masa Depan
- AS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
- Ratusan Warga Irlandia Protes Kematian Pria Kongo
- PM Israel Kecam Ben-Gvir yang Ejek Aktivis
- Isu Prabowo Mundur Jadi Taruhan di Polymarket
- Eks Jurnalis Indonesia Mengaku Dihajar Komandan Tentara Israel
- Skandal Rekaman Ilegal TEPCO 11 Tahun di Pengadilan Jepang
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump