Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Kesehatan4 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bt2vjwes3.html
Artikel Terkait
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
KesehatanTekanan darah tinggi saat kehamilan atau preeklampsia menyebabkan lebih dari 70 ribu kematian ibu dan 500 ribu kematian janin setiap tahun di dunia. Tingginya risiko tersebut mendorong edukasi mengenai preeklampsia semakin penting, terutama bagi perempuan usia produktif....
Baca SelengkapnyaJennifer Coppen Ungkap Alasan Nikah Juni, Singgung Karier Suami
KesehatanJennifer Coppen dan Justin Hubner memilih Bulan Juni sebagai waktu pernikahan mereka karena kesibukan sang pesepakbola. "Kenapa bulan Juni? Seperti yang kalian tahu ya pemain bola itu sibuk banget ya, Justin nggak selalu dapet izin, dia full banget, dia ada liburnya di bulan Juni, jadi kita memilihnya bulan Juni, dan temen-temenya bisa datang," ujar wanita yang akrab disapa Mamari ini....
Baca SelengkapnyaAyu Ting Ting Kepergok Gandeng Pria, Kiky Saputri Doakan
KesehatanUnggahan tersebut langsung memicu spekulasi warganet yang menduga berbagai hal terkait Ayu. Menurut Kiky, apapun yang dilakukan pelantun lagu "Aduh" itu selalu menjadi perhatian publik....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Casemiro Diganti, Gelandang Serie A Segera ke Manchester United
- Ammar Zoni Dikawal Dua Kubu Pengacara ke Nusakambangan
- Aldi Taher Minta Maaf ke Dewi Perssik soal Klaim Anak
- Rain Ring Bell Dinanti 4 Juta Penonton, Yang Yang Bintangi
- Real Madrid Menang Tipis 1-0 atas Sevilla
- Olla Ramlan Rela Dipaket Bundling Bersama Tristan Molina
Artikel Terbaru
Pemerintah dan Muhammadiyah Potensi Rayakan Idul Adha Bersamaan
Aldi Taher Minta Maaf ke Dewi Perssik soal Klaim Anak
Ammar Zoni Kembali ke Nusakambangan, Aditya Zoni Bicara Asmara
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Akui Tak Tunda Momongan
BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
Sinopsis See You at Work Tomorrow! Drakor Seo In-guk
Tautan Sahabat
- Larangan Potong Kuku Sebelum Kurban Menurut Ulama
- Menkomdigi: 3,4 Juta Situs Judi Diblokir, Dana Turun 30 Persen
- Agenda Jokowi Keliling Indonesia, Yunarto Sebut Untungkan PSI
- Bamsoet Tekankan Peran Kebangsaan di HUT ke-8 Motor Besar
- Komisi III DPR Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- KPK Geledah Rumah Pengusaha Citra Margaretha Terkait Sugiri
- Kadin Dukung Gerakan Nasional Perlindungan PMI Menyeluruh
- PBNU Diminta Rangkul Semua Kader Potensial Jelang Muktamar
- 5 WNI Ditahan Israel, GPCI Minta Bantuan MPR
- Kemendikdasmen: SE 7/2026 Tidak Pecat Guru Non-ASN