Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Kesehatan98 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/boc8ib9f7.html
Artikel Terkait
Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
KesehatanPetani asal Kabupaten Yangxian, Provinsi Shaanxi, bernama Ji Yaozhong (44), mengalami kecelakaan saat mengendarai truk berisi ribuan kilogram apel menuju Kabupaten Xianfeng, Provinsi Hubei pada 2 Mei lalu. Ia dilarikan ke Rumah Sakit Pengobatan Tradisional dan berhasil selamat, namun harus menjalani rehabilitasi jangka panjang....
Baca SelengkapnyaJennifer Coppen Ungkap Alasan Nikah Juni, Singgung Karier Suami
KesehatanJennifer Coppen dan Justin Hubner memilih Bulan Juni sebagai waktu pernikahan mereka karena kesibukan sang pesepakbola. "Kenapa bulan Juni? Seperti yang kalian tahu ya pemain bola itu sibuk banget ya, Justin nggak selalu dapet izin, dia full banget, dia ada liburnya di bulan Juni, jadi kita memilihnya bulan Juni, dan temen-temenya bisa datang," ujar wanita yang akrab disapa Mamari ini....
Baca SelengkapnyaOlla Ramlan Rela Dipaket Bundling Bersama Tristan Molina
KesehatanOlla dan Tristan kembali bermain bersama dalam sebuah project series setelah resmi berpacaran usai cinlok di project sebelumnya. Publik pun penasaran apakah pasangan ini mulai menyiapkan paket bundling agar bisa main bareng di project akting lainnya....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Salmokji Korea
- Dede Sunandar Talak Tiga Cerai dengan Karen Hertatum
- Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Antonio Blanco Jr Belajar Memanah untuk Serial Asmara Asrama
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Al Ghazali Jadi Ayah, El Rumi: Dulu Panggil Kakak
Bang Madit Islam KTP Ingin Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
Inara Rusli Kena Sentil Wardatina Mawa soal Rekaman CCTV
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
Maia Estianty Bahagia Jadi Nenek Usai Putri Al Ghazali Lahir
Tautan Sahabat
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR