Lokasi: Gaya Hidup >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Gaya Hidup22 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bfbotldns.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Gaya HidupLagu Lama Tak Bermalam Minggu berhasil menangkap perasaan rindu dan harapan yang dialami banyak orang saat ini. Stevan Pasaribu, penyanyi dan musisi berbakat asal Indonesia yang namanya melejit setelah merilis lagu hits Belum Siap Kehilangan, kembali merilis karya baru....
Baca SelengkapnyaKetua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
Gaya HidupDesakan kepada Bank Indonesia (BI) untuk segera menstabilkan nilai tukar rupiah kembali mengemuka. Pelemahan rupiah yang terus berlanjut hingga menyentuh level Rp 17....
Baca SelengkapnyaPrabowo Minta Bea Cukai Dibersihkan, Ganti Dirjen
Gaya HidupPresiden Prabowo Subianto memerintahkan pembenahan total Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). “Saya ingatkan kembali, untuk kesekian kali bea cukai kita harus diperbaiki,” kata Presiden....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Gideon Tengker Minta Nagita dan Caca Hubungi Dirinya
- BRILink Toko Tika Jadi Jembatan Finansial Buruh Pabrik
- Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
- Prakiraan Cuaca Ternate 13 Mei 2026: Hujan Ringan
- Mentan Amran Titip Harga Minyak Goreng Stabil Jelang Iduladha
Artikel Terbaru
Arsenal Butuh 20 Tahun Juara Liga, Arteta Ikuti Wenger
Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
Community Gateway Dorong Digitalisasi di Indonesia Timur
Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
Polda Jateng Benarkan Pelaku Komentar Rasis Anak Perwira
Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
Tautan Sahabat
- AS Habiskan 300 Rudal Lindungi Israel dari Serangan Iran
- Trump Yakin Perang AS-Iran Segera Berakhir dengan Kemenangan
- Iran Ancam Buka Front Baru Jika AS Lanjutkan Perang
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- Japan is Back Kumpulkan 340 Pendukung Sanae Takaichi
- Aliansi Baru Ubah Peta Geopolitik Timur Tengah
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
- Israel Sita 40 Kapal Global Sumud Flotilla, 300 Aktivis Ditahan