Lokasi: Pendidikan >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Pendidikan86 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/beb3id1ui.html
Artikel Terkait
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
PendidikanBYD Motor Indonesia tengah merampungkan tahap akhir pembangunan fasilitas produksi kendaraan listrik yang diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 150. 000 unit per tahun....
Baca Selengkapnya50 Bakat Muda Digembleng Legenda Timnas di Jakarta
PendidikanSebanyak 50 pemain amatir dari 10 daerah mengikuti program soccer camp bertajuk Second Chance di Jakarta sejak 22 Maret hingga 2 April 2026. Program pemusatan latihan sepak bola ini melibatkan pemain non-profesional dari wilayah seperti Bekasi, Jambi, Makassar, Jayapura, Kediri, Bandung, Ambon, Labuan Bajo, Sidoarjo, dan Samarinda....
Baca SelengkapnyaPersis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
PendidikanPersis Solo meraih kemenangan tipis 1-0 atas Madura United pada pekan ke-33 Liga 1. Gol tunggal kemenangan Laskar Sambernyawa dicetak melalui tandukan Luka Dumancic pada menit ke-75....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Cara Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Versi Ronaldo
- Real Madrid Incar Gelandang Incaran Pep Guardiola
- Era Tuchel, Foden-Palmer Korban Ketatnya Skuad Inggris
- Napoli Siapkan Rp899 Miliar Usai Lolos Liga Champions
- Al Ghazali Ungkap Wajah Baby Soleil Lebih Mirip Dirinya
- Dongeng Vietnam di Piala Asia U17 2026 Berlanjut
Artikel Terbaru
Last Dance Ronaldo di Piala Dunia 2025
Mourinho Sepakat Kembali ke Real Madrid, Bereskan Kekacauan
Newcastle Kalahkan West Ham, Tottenham Semakin Dekat Bertahan
Duel Al Nassr vs Damac Tinggal 2 Hari, Wasit Belum Ada
Kunci Gitar Ini Adalah Cinta Arsy Widianto Wijaya 80
Napoli Ikuti Jejak AC Milan, Tunda Amankan Tiket Liga Champions
Tautan Sahabat
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi Anak di Ruang AC
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies