Lokasi: Berita >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Berita55574 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bd9tem20z.html
Artikel Terkait
Danes Rabani Gelar Showcase, Iwan Fals Dukung Album Debut
BeritaDanes untuk pertama kalinya membawakan seluruh lagu dari album debutnya secara langsung dalam gelaran Camarosa Album Showcase. Acara tersebut dihadiri oleh Rofik selaku perwakilan Swara Music Management sekaligus ayah Danes, serta Michael Widjaja sebagai General Manager Firefly Records....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
BeritaKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaSiswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
BeritaSeorang siswa SD dari Desa Lenek Baru, Kecamatan Lenek, Lombok Timur meninggal dunia diduga setelah meniru aksi freestyle yang viral. Kepala Kepolisian Subsektor (Kapolsubsek) Lenek, Ipda Alam Prima Yogi, mengungkapkan korban adalah murid kelas 1 di SDN 3 Lenek Baru berinisial HIW....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Brasil di Piala Dunia 2026: Dilema Romantisme Neymar
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Artikel Terbaru
Erling Haaland Bukan Satu-satunya, Ini Skuad Norwegia
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Kunci Gitar Gurun Hujan Juicy Luicy Viral TikTok
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Tautan Sahabat
- Khutbah Jumat: Hikmah Wukuf Arafah dan Ukhuwah
- Peringatan Cuaca 6 Ibu Kota Jawa, Hujan Ringan di Semarang
- Hukum Kurban Kambing Betina dalam Islam
- Prakiraan Cuaca BMKG: Puncak Jaya dan Intan Jaya Berawan
- Menlu Sugiono: Bajak Laut Somalia Hubungi Sandera WNI
- Cak Imin: Pelaku Kekerasan Seksual Pesantren Berkedok Kiai
- Kementerian Kebudayaan Tambah 430 Cagar Budaya Baru
- KSP Awasi Program MBG Cegah Jual Beli Titik SPPG
- Kemendikdasmen Temukan 172 Dugaan Pelanggaran TKA
- Korlantas Polri Latih Sopir Taksi Demi Keselamatan Berkendara