Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Pendidikan87 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bckl38dpu.html
Artikel Terkait
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
PendidikanErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
Baca SelengkapnyaBYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
PendidikanWakil Presiden BYD Co. , Ltd....
Baca SelengkapnyaBYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
PendidikanWuling Atto 1 menjadi pilihan mobil listrik kompak yang menyasar konsumen urban dan pengguna pertama kendaraan listrik di Indonesia. "Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang praktis, efisien dan mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari terus berkembang," kata Eagle Zhao dikutip Jumat (15/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Calvin Dores Jual Mata Rp350 Juta, Sosok Peminat Disorot
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- Prakiraan Cuaca Sulsel BMKG: Mayoritas Berawan 21 Mei 2026
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
Tautan Sahabat
- BGN Minta Waspada Penipuan Modus Jual-Beli Lokasi SPPG
- KPK Cecar Belasan Pejabat Tulungagung soal E-Katalog Bupati
- BNPB Peringatkan Warga Waspada Bencana Musim Pancaroba
- Upacara Harkitnas 2026, Lirik Lagu Bagimu Negeri Berkumandang
- Kemendikdasmen Temukan 172 Dugaan Pelanggaran TKA
- Satelit Nusantara Lima Percepat Pemerataan Konektivitas Indonesia
- Praperadilan Air Keras Andrie Yunus Uji Negara Cegah Impunitas
- Mubes V Kosgoro 1957 Juni, La Ode Safiul Akbar Ramaikan Bursa Ketum
- Jokowi Keliling Indonesia: Blusukan Biasa atau Politik?
- Airlangga: Pengusaha Puas dengan Aturan Ekspor BUMN