Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan1589 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/b6squpyf7.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
PendidikanSalma Salsabil merilis single terbaru berjudul Hatchu!! pada 8 Mei 2026 yang menampilkan sisi enerjik dan penuh warna dari penyanyi asal Probolinggo, Jawa Timur tersebut. Lagu bergenre pop-funk ini langsung disambut hangat oleh para penggemarnya karena menghadirkan nuansa ceria yang berbeda dari lagu-lagu balada yang biasanya mendominasi tangga lagu....
Baca SelengkapnyaMbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis
PendidikanSejumlah pemain senior berpengaruh meminta manajemen klub melepas Federico Valverde setelah konflik internal dengan Aurelien Tchouameni di ruang ganti. Pekan lalu, perhatian publik tertuju pada keributan yang terjadi di ruang ganti yang membuat gelandang asal Uruguay tersebut mengalami cedera kepala hingga harus menepi....
Baca SelengkapnyaTaisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
PendidikanTaisei Marukawa secara terbuka menyatakan kesiapannya menjalani naturalisasi dan membela Timnas Indonesia setelah memenuhi syarat tinggal di Indonesia selama lima tahun berturut-turut sejak bergabung dengan Persebaya Surabaya pada Mei 2021. Pernyataan tersebut menjadi kode keras bagi PSSI dan pelatih Timnas Indonesia untuk mempertimbangkan pemain berusia 29 tahun kelahiran Higashihiroshima, Jepang itu....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pesta Juara Al Nassr Tertunda, Ronaldo Hengkang
- Lamine Yamal Dibela PM Spanyol Usai Kibarkan Bendera Palestina
- Profil Darren Bazeley, Pelatih Selandia Baru di Piala Dunia 2026
- Sevilla vs Real Madrid: Laga Penentu Degradasi Los Nervionenses
- Megawati Hangestri Gabung, Hyundai Hillstate Makin Ganas
- Arrowhead Stadium Disulap FIFA untuk Piala Dunia 2026
Artikel Terbaru
Miroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia
Hasil Timnas U17 Indonesia vs Jepang: Laga Hidup-Mati Garuda Muda
Beckham Minta Persib Fokus Lawan Persijap demi Hattrick
Haaland Bersandar Lesu di Tiang Gawang saat City Juara FA
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
Real Madrid Menang Tipis 1-0 atas Sevilla
Tautan Sahabat
- Trump Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Gagal
- Mesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait
- Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Meta PHK 8.000 Karyawan dan Hentikan 6.000 Rekrutmen
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
- RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB