Lokasi: Gaya Hidup >>
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Gaya Hidup17 Dilihat
RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka 10 jalur penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur-jalur tersebut meliputi Tahfidz/Qiro'atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, UM-PTKIN, dan Computer Based Test (CBT)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uin-sunan-gunung-djati-bandung-2024-dfgferh.jpg)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka 10 jalur penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur-jalur tersebut meliputi Tahfidz/Qiro'atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, UM-PTKIN, dan Computer Based Test (CBT).
Jalur Tahfidz/Qiro'atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa dengan hafalan Al-Qur'an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro'atul Kutub. Sementara itu, Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa berprestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (Kota/Kabupaten). Jalur Disabilitas dirancang khusus bagi penyandang disabilitas dengan potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, mengedepankan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan aksesibilitas selama seleksi.
Jalur Khusus Moderasi Beragama menargetkan calon mahasiswa berkomitmen pada nilai-nilai toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring individu yang mampu berkontribusi memperkuat kehidupan beragama inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman rahmatan lil 'alamin di lingkungan akademik. Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa, baik dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/b44253jsr.html
Artikel Terkait
Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
Gaya HidupSri Wahyuni (36) dan SA (52) menjadi korban penganiayaan di rumah kontrakan Dusun Sumbertempur RT02/01, Desa Sumbergirang, Puri, Kabupaten. Keluarga korban mengaku sangat terpukul atas kepergian Sri Wahyuni yang dikenal sebagai perempuan pekerja keras dan tulang punggung keluarga....
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Gaya HidupPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
Baca SelengkapnyaKemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Gaya HidupPemerintah Indonesia memastikan kesiapan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi penyakit infeksi emerging, dengan menyatakan seluruh fasilitas mulai dari rumah sakit rujukan, ketersediaan alat PCR, alat pelindung diri (APD), hingga tempat tidur isolasi dan ICU dalam kondisi cukup. Saat ini terdapat 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging di seluruh Indonesia, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 21 rumah sakit sentinel telah disiapkan di 20 provinsi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Ronaldo Diledek Fans Al Hilal Usai Pesan Derby Riyadh
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Artikel Terbaru
Anton Cabut Pernyataan Pelaku TNI Usai Anak Ditembak
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
Jadwal TV Minggu: Youth Doctor JAK TV, Rumpi TRANS TV
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Tautan Sahabat
- Menteri HAM: Begal Sumber Informasi Tak Boleh Ditembak
- Program Istana untuk Anak Sekolah Buka Akses Mahasiswa
- 14 Jam Mewah Palsu Terpidana Asabri Dimusnahkan
- 3 Oknum TNI Bebas dari Pasal Pembunuhan Berencana
- Prabowo Target Rupiah Maksimal Rp17.500 di 2027
- Peserta PBI Rasakan Manfaat Program JKN Tanpa Khawatir Biaya
- Megawati dan Cak Imin Absen di Sidang Prabowo
- Peringatan Cuaca 6 Ibu Kota Jawa, Hujan Ringan di Semarang
- PKS: Mogok Belanja Seminggu Lumpuhkan Ekonomi Nasional
- Roy Suryo Sindir Polda Metro Soal Kasus Ijazah Jokowi