Lokasi: Kesehatan >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Kesehatan311 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/b382mqlpn.html
Artikel Terkait
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
KesehatanPelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai memberikan tekanan besar terhadap sejumlah sektor industri, seperti otomotif, elektronik, petrokimia, hingga farmasi. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya tensi geopolitik global, lonjakan harga minyak dunia, dan tingginya kebutuhan dolar AS di dalam negeri....
Baca SelengkapnyaYani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
KesehatanKetua Umum Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Ir. Yani Yuhani Panigoro, menyoroti korelasi erat antara kondisi permukiman kumuh dengan tingginya angka penularan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
KesehatanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kuasa Hukum Erin Yakin Hadapi Kasus ART dan CCTV
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- VAR Digunakan di 273 Laga Liga 2 Championship 2025/26
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
Artikel Terbaru
Messi diragukan, Piala Dunia 2026 tak sempurna tanpa La Pulga
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Tautan Sahabat
- Rangkap Jabatan di Danantara Dinilai Ganggu Kinerja
- Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
- Pertamina Patra Niaga Siap Pasok Energi untuk KKKS
- Indonesia Puncaki Indeks Kesejahteraan Global, Kadin: Acuan Ekonomi Dunia
- Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Dorong Transformasi Digital
- Multistrada Cabut PHK 103 Buruh Usai Mediasi
- Worcas Rayakan 91 Tahun dengan Apresiasi Mitra dan Pelanggan
- Pertamina Optimalkan Jalur Laut Jaga Pasokan BBM