Lokasi: Properti >>
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 142
Properti16598 Dilihat
RingkasanBuku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SMP-BELAJAR-01.jpg)
Buku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Siswa diminta menyimak legenda terlebih dahulu, kemudian mengidentifikasi unsur tokoh dan latar menggunakan tabel yang telah disediakan. Beberapa bukti kutipan dari teks legenda antara lain: “Raja Sadik memimpin bersama istrinya, Ratu Gumira. Mereka sangat dicintai rakyat karena kebijaksanaan dan kebaikan hatinya.” Kutipan lain menyebutkan “Ratu Gumira menenangkannya seraya menyampaikan bahwa itu hanya mimpi semata.” serta “Ratu Gumira melahirkan seorang putra tampan yang diberi nama Pangeran Aditya.”
Latihan ini dirancang untuk memudahkan pekerjaan siswa dalam mengidentifikasi tokoh-tokoh seperti Raja Sadik, Ratu Gumira, dan Pangeran Aditya, serta latar tempat dan suasana yang tergambar dalam cerita legenda tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/b33k12adv.html
Artikel Terkait
Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Peringatan
PropertiPersija Jakarta meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Sabtu (16/5/2026). Macan Kemayoran menekuk tuan rumah dengan skor telak 1-3 dalam lanjutan kompetisi....
【Properti】
Baca SelengkapnyaDosen UNU Blitar Lecehkan Belasan Mahasiswi
PropertiSebanyak 27 dari 29 kasus kekerasan di UNU Blitar merupakan kasus kekerasan seksual. Pihak kampus melalui Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Blitar mengaku telah mengambil langkah serius usai menerima laporan dari seorang mahasiswi pada 23 April 2026....
【Properti】
Baca SelengkapnyaMantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik Hari Ini
PropertiAKP Deky terancam sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) akibat pelanggaran Kode Etik Profesi Polri. Kombes Pol Hariyanto menyatakan sidang etik terhadap terduga pelanggar tersebut akan digelar di Mapolda Kaltim pada hari ini....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Opera Batak Tona Sian Huta Tembus Panggung Nasional
- Mahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
- Prakiraan Cuaca Papua Barat: Kaimana-Fakfak Hujan Malam
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik Hari Ini
Artikel Terbaru
Marc Marquez Menangis, Luka Mandalika Harus Dioperasi Lagi
Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026: Siang Cerah Malam Hujan
Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
Tautan Sahabat
- Amnesty Tuding 'Antek Asing' Akal-akalan Bungkam Kritik
- Prabowo Serahkan 6 Rafale dan Radar Canggih ke TNI
- Kemendikdasmen: SE 7/2026 Tidak Pecat Guru Non-ASN
- Peserta PBI Rasakan Manfaat Program JKN Tanpa Khawatir Biaya
- DPR Desak Prabowo Lobi Trump soal 9 WNI Disandera
- Mantan ART Erin Taulany Cerita Dipukul dan Ditendang Majikan
- Tujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat
- Dirut Terra Drone Minta Hukuman Ringan, Klaim Damai dengan Korban
- TNI AL Temukan 16 Ton Timah Ilegal di Gudang PIK
- Lomba Empat Pilar Kalbar Tuai Kritik, DPR Minta Diulang