Lokasi: Kesehatan >>
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Kesehatan87 Dilihat
RingkasanJalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/telkom-university-pertahankan-4-tahun-gelar-kampus-no1_20210304_160642.jpg)
Jalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SITU Admission.
Melalui Jalur TUJ, calon mahasiswa dapat memilih hingga empat program studi dengan harga PIN pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Pihak kampus juga menyediakan program Beasiswa Pintar dengan potongan hingga 100 persen bagi pendaftar yang memiliki nilai terbaik sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Tersedia juga promo diskon biaya pendaftaran sebesar 50 persen dengan menggunakan kode referral TUJ150. Promo tersebut berlaku hingga 10 Mei 2026 sehingga calon peserta dapat memanfaatkan potongan biaya sebelum masa promo berakhir.
Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa mengikuti ujian tulis. Pengumuman hasil seleksi nantinya dapat dilihat langsung melalui aplikasi SITU Admission pada menu “Laporan Kelulusan”. Peserta disarankan untuk rutin memantau akun masing-masing agar tidak melewatkan informasi penting terkait hasil seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/b2optw1em.html
Artikel Terkait
Persis Solo Selamat dari Degradasi Berkat Regulasi Liga 1
KesehatanPersis Solo masih berpeluang lolos dari degradasi Liga 1 meski saat ini berada di peringkat ke-16 dengan 28 poin dari 32 pertandingan. Regulasi dari Liga 1 memberikan angin segar bagi tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut....
Baca SelengkapnyaWuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
KesehatanWuling Eksion mencatatkan lebih dari 1. 000 SPK sejak peluncuran nasional, mencerminkan respons positif masyarakat terhadap kombinasi kenyamanan, efisiensi, dan teknologi kendaraan modern....
Baca SelengkapnyaToyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
KesehatanErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Julukan Kampung Texas, Transaksi Narkoba 24 Jam Dijaga 'Sniper'
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Kalbar Diminta Diulang
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
Tautan Sahabat
- Kualitas Pemimpin Faktor Penting Kemajuan Negara
- KPK Soroti Kesiapan BGN Kelola Anggaran Jumbo
- IRGC Iran Serukan Aktivasi Sel Tidur Teroris di Indonesia
- Menlu Sugiono Kecam Perlakuan Israel, Kawal Pemulangan 9 WNI
- Kemlu: Korsel Mitra Strategis Jangka Panjang, dari KF-21 hingga AI
- Pemantauan Hilal Zulhijah 1447 H di 88 Titik, Sidang Isbat 17 Mei
- Jaksa Agung Minta Barang Sitaan Segera Dilelang
- 5 Contoh Pidato Singkat Hari Kebangkitan Nasional 2026
- Masyarakat Sipil Kritik Demokrasi Indonesia di Peringatan Reformasi
- Purbaya Bela Prabowo Soal Tuduhan Tak Paham Rupiah