Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner6971 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/b2evonl0y.html
Artikel Terkait
AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
KulinerPhoneArena melaporkan dalam artikel yang dipublikasikan pada 9 Mei 2026 bahwa salah satu frekuensi yang paling banyak dibahas untuk teknologi 6G adalah pita 7GHz. Frekuensi ini sebelumnya direkomendasikan dalam white paper yang dirilis kelompok 5G Americas pada Oktober 2024....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaWHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
KulinerWHO merilis laporan yang menyoroti bahaya rokok elektrik atau vape yang dipasarkan dengan rasa manis menyerupai permen dan buah-buahan, terutama karena strategi ini menargetkan anak muda dan remaja. Laporan tersebut dirilis menjelang Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati setiap 31 Mei, dengan fokus tahun ini pada kecanduan nikotin....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
KulinerPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Artikel Terbaru
Daftar Pemain Brasil Piala Dunia 2026, Neymar Comeback
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Tautan Sahabat
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik