Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Travel11 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/aqva3eb62.html
Artikel Terkait
PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS
TravelPerdana Menteri Greenland Múte Bourup Egede menegaskan kembali penolakan keras terhadap keinginan Presiden AS Donald Trump untuk membeli wilayah tersebut. Pernyataan tegas itu disampaikan Nielsen saat menerima kunjungan utusan khusus Amerika Serikat Jeff Landry di ibu kota Nuuk, di mana Trump bahkan disebut membuka kemungkinan penggunaan kekuatan militer demi menguasai wilayah semi-otonom milik Denmark tersebut....
【Travel】
Baca SelengkapnyaMenhan Sjafrie: Israel Lanjutkan Operasi Militer ke Lebanon
TravelPemerintah Indonesia memantau perkembangan eskalasi konflik di Lebanon menyusul keterlibatan pasukan Indonesia dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan Israel akan melanjutkan operasi ke Lebanon, dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPDIP Sebut Jokowi Berkeliling Indonesia Ancam Prabowo
TravelDirektur Eksekutif Indonesia Political Review, Guntur Subagja, menilai agenda keliling daerah yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan pesan halus sekaligus ancaman bagi Presiden Prabowo Subianto. Menurut Guntur, langkah tersebut dapat menjadi modal konsolidasi dukungan politik jangka panjang menuju kontestasi 2029....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Klasemen MotoGP 2026: Diggia Teror Martin Usai Kecelakaan Marquez
- Sosok Pertama Ungkap Jokowi Keliling Indonesia, NTT Tujuan Awal
- 6 Jet Tempur Rafale dan Radar Thales Perkuat TNI
- 20 Link Twibbon Kenaikan Yesus Kristus 2026, Cara Unggah
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
- Ibrahim Arief Genggam Erat Tangan Istri Jelang Sidang Chromebook
Artikel Terbaru
Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
Larangan Potong Kuku Sebelum Kurban Menurut Ulama
Heri Black Bungkam Usai Diperiksa KPK, Bantah Urus Perkara
Pemerintah Bergerak Bebaskan WNI Usai Kapal Disergap Israel
Hattrick Messi Dibatalkan MLS, Tertinggal Enam Trigol dari Ronaldo
Judi Online Picu Perceraian dan Rusak Generasi Muda
Tautan Sahabat
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik