Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif17479 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ao06dbvpp.html
Sebelumnya: Hansi Flick Remehkan Klaim Poin Barcelona Mustahil
Berikutnya: Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Artikel Terkait
Mesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait
OtomotifMedia Israel melaporkan pengerahan sistem pertahanan udara Ammon oleh Mesir, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk memperkuat kemampuan negara-negara Teluk menghadapi ancaman rudal jelajah dan drone. Sistem Ammon menggabungkan rudal permukaan-ke-udara, meriam anti-pesawat, jaringan radar, dan sistem pengendalian tembakan modern....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKecelakaan Kereta Barang Vs Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
OtomotifKereta barang menabrak bus umum di perlintasan rel dekat stasiun kereta bandara, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 35 lainnya. Insiden maut itu terjadi di salah satu persimpangan sibuk yang setiap harinya dilalui puluhan ribu kendaraan....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaTentara Israel Tangkap Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan
OtomotifSebuah tindakan dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional, prinsip kemanusiaan universal, dan kebebasan sipil warga dunia yang tengah menyalurkan bantuan bagi rakyat. Pemimpin Redaksi menyatakan, "Kami berdiri bersama para relawan kemanusiaan dunia....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
- Global Sumud Nusantara dan Flotilla Ditangkap Israel
- Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
- ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
- 3 Bintang Piala Dunia Pernah Bermain di Liga Indonesia
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
Artikel Terbaru
Ginting Akui Lambat Antisipasi Strategi Lawan di Thailand Open
Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
Operasi Udara Israel Buru Pemimpin Tertinggi Militer Hamas
Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
Tautan Sahabat
- Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
- Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- KTT Trump-Xi tanpa wanita menuai kritik maskulin
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Netanyahu Murka pada Menteri yang Siksa Relawan Flotilla
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
- Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz