Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif4 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/aix40gt50.html
Artikel Terkait
Arrowhead Stadium Disulap FIFA untuk Piala Dunia 2026
OtomotifArrowhead Stadium, markas Kansas City Chiefs, tengah menjalani renovasi besar-besaran demi menyambut standar FIFA. Brandon Hamilton, Wakil Presiden Bidang Operasional Stadion Chiefs, mengungkapkan proses penggantian rumput utama stadion dengan rumput Bermuda sesuai rekomendasi FIFA saat ini sedang berlangsung....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPoliteknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
OtomotifPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 168 Bunyi
OtomotifEnergi bunyi merupakan energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar telinga manusia. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran, dan semakin kuat getaran suatu benda, bunyi yang dihasilkan biasanya semakin keras....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- 6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 184-185 Kurikulum Merdeka
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 12 Kurikulum Merdeka
- Kode Redeem FF 19 Mei 2026: Dapat 20 Diamond Gratis
- Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 142
Artikel Terbaru
Iran Siapkan Tarif Baru di Selat Hormuz untuk Kapal Asing
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
65 Soal IPAS Kelas 1 Semester 2 dan Kunci Jawaban
Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
50 Soal Seni Rupa Kelas 5 Semester 2 Lengkap Kunci Jawaban
Tautan Sahabat
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
- Promo Indomaret Alfamart 21 Mei: Beras 5Kg Rp67.500
- BTN dan KAI Bangun 5.400 Hunian TOD di Empat Kota
- Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM