Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi61 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/aevvvjije.html
Artikel Terkait
IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
TeknologiKebutuhan sistem penyimpanan energi atau Battery Energy Storage System (BESS) untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala besar di Indonesia diperkirakan mencapai ratusan Gigawatt-jam (GWh). Di tengah kebutuhan tersebut, Indonesia Battery Corporation (IBC) memastikan kesiapan produksi melalui pabrik baterai PT CATIB yang berlokasi di Kawasan Artha Industrial Hills, Kabupaten Karawang, Jawa Barat....
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
TeknologiDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
Baca SelengkapnyaKemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
TeknologiPemerintah Indonesia memastikan kesiapan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi penyakit infeksi emerging, dengan menyatakan seluruh fasilitas mulai dari rumah sakit rujukan, ketersediaan alat PCR, alat pelindung diri (APD), hingga tempat tidur isolasi dan ICU dalam kondisi cukup. Saat ini terdapat 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging di seluruh Indonesia, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 21 rumah sakit sentinel telah disiapkan di 20 provinsi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Stevan Pasaribu Curhat Kesepian Lewat Lagu Lama
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Artikel Terbaru
Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Komisi III Nilai Laporan Erin Eks Andre Taulany Berlebihan
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Tautan Sahabat
- Serka M Nasir Dituntut 12 Tahun Penjara dan Dipecat
- Menhan Ungkap AS Minta Izin Terbang di Wilayah Udara Indonesia
- Cuti Bersama Idul Adha 2026 Tentukan oleh SKB 3 Menteri
- DPR Semprot Gubernur BI soal Pernyataan Rupiah Stabil
- Larangan Potong Kuku dan Rambut Jelang Kurban
- 50 Kupon Daging Kurban Idul Adha 2026 Siap Edit
- Purbaya Sebut Pelemahan Rupiah Tak Seperti 1998
- Jakarta Job Fair 19-20 Mei 2026, 42 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan
- KPK Sita Ponsel Pengusaha Pacitan Citra Margaretha
- MK Tolak Gugatan UU LLAJ, Dorong Deteksi Kantuk Sopir