Lokasi: Bisnis >>
Jalur Mandiri Undana 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Bisnis8941 Dilihat
RingkasanUniversitas Nusa Cendana (Undana) membuka pendaftaran Jalur Mandiri 2026 bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat dan kelas Paket C tahun 2026, 2025, dan 2024 dengan usia maksimal 25 tahun. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Undana....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-nusa-cendana-undana.jpg)
Universitas Nusa Cendana (Undana) membuka pendaftaran Jalur Mandiri 2026 bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat dan kelas Paket C tahun 2026, 2025, dan 2024 dengan usia maksimal 25 tahun. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Undana. Setiap pendaftar dapat memilih paling banyak empat program studi.
Syarat usia maksimal 25 tahun menjadi batasan utama bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar. Lulusan dari tahun 2026, 2025, dan 2024 diperbolehkan mengikuti seleksi ini. Pendaftaran dilakukan secara daring untuk memudahkan akses bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah.
Informasi lebih lanjut mengenai Jalur Mandiri Undana 2026 dapat diakses melalui portal resmi universitas. Calon pendaftar disarankan untuk memeriksa persyaratan dan jadwal secara berkala agar tidak melewatkan tenggat waktu pendaftaran.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/a618a8wu2.html
Artikel Terkait
Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
BisnisPembalap Indonesia Umar berhasil meraih podium pertamanya di kancah balap Eropa setelah finis sebagai runner-up pada Race 1 Lamborghini Super Trofeo Europe di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, akhir pekan lalu. Umar yang tergabung dalam Delta Garage Racing Team dan tampil full series musim ini mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaRekor 274 Pendaki Taklukkan Puncak Everest dalam Sehari
BisnisSebanyak 274 pendaki berhasil mencapai puncak Gunung Everest dalam satu hari pada Rabu (20/5/2026), memecahkan rekor jumlah pendaki terbanyak dari rute selatan di Nepal. Angka fantastis ini terjadi karena para pendaki memanfaatkan jendela cuaca cerah yang langka, menurut Rishi Ram Bhandari dari Expedition Operators Association....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaIran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
BisnisMenteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam pidatonya pada Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di India, Kamis (14/5/2026), mengecam Washington dan Tel Aviv atas apa yang disebutnya sebagai "agresi brutal dan ilegal" terhadap Iran. Araghchi menegaskan bahwa Iran tidak dapat dipatahkan dan justru menjadi lebih kuat serta lebih bersatu ketika berada di bawah tekanan....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
- Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Pengantin Baru di Halmahera
- Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
- Wanita Jepang Diancam Jual Organ oleh Jaringan Penipuan di Indonesia
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
Artikel Terbaru
Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono
PM Jepang Bantah Terlibat Video Serangan Politik
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
Tautan Sahabat
- KPK Cecar Hilman Latief soal Pertemuan dengan Gus Yaqut
- Prabowo Minta Pernyataan Tak Ditelan Mentah, Misbakhun Angkat Bicara
- Din Desak Netanyahu Bebaskan WNI Lewat Forum BoP
- Noel Ebenezer Jalani Sidang Tuntutan Korupsi K3
- Kekerasan Pesantren Berulang, Pemerintah Didorong Perketat Pengawasan
- DPR Semprot Gubernur BI soal Pernyataan Rupiah Stabil
- 21 Mei 2026, Sejarah dan Ucapan Hari Reformasi Nasional
- Boni Hargens Usul Masa Jabatan Anggota DPR 2 Periode
- MTI Minta Penutupan Pelintasan Sebidang Bertahap dan Terukur
- Yani Panigoro Terpilih Jadi Ketua PPTI, Bukan Dokter