Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner98 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/a0teherw5.html
Artikel Terkait
AKP Yohanes Bonar Tersangka Narkoba, Baru 5 Bulan Menjabat
KulinerAKP Yohanes Bonar Adiguna, Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatnarkoba) Polres Kutai Kartanegara (Kukar), ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Kaltim terkait kasus penyalahgunaan narkotika golongan II jenis etomidate. Penyidik menyita sebanyak 70 bungkus etomidate dalam pengungkapan kasus ini....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
KulinerKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
KulinerDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Artikel Terbaru
Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Tautan Sahabat
- Kecelakaan Bus Study Tour di Tol Cipali, Kernet Tewas
- Prakiraan Cuaca Bali: Hujan Lebat di Buleleng, Kabut di Karangasem
- Istri Sayat Leher Suami 17 Jahitan gegara Selingkuh Terbongkar
- Bentrok Antarsuku di Wamena Tewaskan 13 Orang Akibat Lakalantas
- Prakiraan Cuaca Banyumas: Hujan Ringan Kamis Ini
- Wanita Tewas di Serang Ternyata Korban Pembunuhan Pelaku
- Prakiraan Cuaca Banyumas: Waspada Kabut pada 22 Mei 2026
- WN Filipina Ditahan Imigrasi Usai Palsukan e-KTP untuk Paspor
- SMAN 1 Sambas Juara Cerdas Cermat 4 Pilar MPR
- Bupati Bogor Ajak Warga Jaga Sungai, 220 Kg Ikan Ditangkap