Lokasi: Pendidikan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Pendidikan745 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9s5d8vtoe.html
Artikel Terkait
Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
PendidikanSurvei terbaru yang dipublikasikan CNET pada 12 Mei 2026 menunjukkan hanya 13 persen pemilik smartphone yang tertarik mengganti perangkat mereka. Angka tersebut sedikit lebih tinggi untuk pengguna Apple iPhone....
Baca SelengkapnyaTelkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
PendidikanPT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp146,7 triliun pada tahun 2025. Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) konsolidasi perseroan mencapai Rp72,2 triliun dengan margin EBITDA sebesar 49,2 persen....
Baca SelengkapnyaTelkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
PendidikanPT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp146,7 triliun pada tahun 2025. Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) konsolidasi perseroan mencapai Rp72,2 triliun dengan margin EBITDA sebesar 49,2 persen....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
- Biaya Logistik RI Tinggi, Bukan Hanya Soal Transportasi
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
- RI-Singapura-Malaysia Hidupkan Lagi Kerja Sama SIJORI
- Persis Solo Selamat dari Degradasi Berkat Regulasi Liga 1
- Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
Artikel Terbaru
India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
Tautan Sahabat
- UU PDP Rawan Disalahgunakan, Bisa Jadi UU ITE Jilid II
- Kemenkes Peringatkan Demam Usai Bepergian dari Afrika
- 9 WNI Korban Penculikan Israel Pulang dengan Bekas Luka
- Pemerintah Kecam Video Sujud Paksa, Berjuang Bebaskan WNI
- ReJO Respons Prabowo: Desa Tak Terdampak Gejolak Dolar
- Menkomdigi: 3,4 Juta Situs Judi Diblokir, Dana Turun 30 Persen
- Rupiah Melemah, PDIP Peringatkan Gelombang PHK dan Ancaman Desa
- Menteri Pigai Kecam Israel Culik WNI Misi Kemanusiaan
- Puan Minta Pemerintah Bebaskan 9 WNI Ditangkap Israel
- Pengadilan Militer Buka Suara soal 3 Hakim Andrie Yunus