Lokasi: Travel >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Travel422 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9ifyrraeh.html
Artikel Terkait
Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
TravelTeknologi pengisian daya atau charging berkembang sangat pesat pada tahun 2026, di mana fast charging kini semakin cepat, wireless charging makin stabil, dan kapasitas baterai meningkat signifikan. Dalam laporan yang dipublikasikan pada 14 Mei 2026, CNET mengungkap bahwa persoalan utama bukan lagi pada kecepatan semata, melainkan faktor lain yang memengaruhi performa pengisian daya secara keseluruhan....
【Travel】
Baca SelengkapnyaBYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
TravelPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
【Travel】
Baca SelengkapnyaToyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
TravelPT Toyota Astra Motor (TAM) memastikan tetap berupaya menjaga agar dampak pelemahan rupiah tidak langsung dibebankan kepada konsumen melalui kenaikan harga kendaraan di tengah kondisi nilai tukar dolar yang sangat tinggi. "Pastinya memang di kondisi saat ini, seperti teman-teman tahu bahwa dolar sudah sangat tinggi....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jannik Sinner, Djokovic, Zverev Raih Keuntungan di Roland Garros 2026
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
- Cavaliers Hajar Pistons, Lolos ke Final Wilayah Timur
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
Artikel Terbaru
Borneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
David Franico Pimpin PERBASASI DKI, Target PON XXII
Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
Tautan Sahabat
- Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
- Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem
- Kecelakaan Kereta Barang Vs Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- Inggris Borong Obat Avigan dari Jepang Antisipasi Hantavirus
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- American Airlines Hentikan Penerbangan ke Israel Hingga 2027
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi