Lokasi: Otomotif >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Otomotif65266 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9haea8052.html
Artikel Terkait
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
OtomotifPusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan dua kasus terkonfirmasi dan satu kematian akibat Ebola di Uganda, selain kasus yang terjadi di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah Ebola di RD Kongo sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional, meskipun lembaga tersebut menegaskan wabah itu tidak memenuhi kriteria darurat pandemi....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaTim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
OtomotifPresiden Donald Trump dijadwalkan meninggalkan Washington pada 12 Mei 2026 dan akan bertemu dengan presiden sementara, demikian laporan 9to5Mac pada 11 Mei 2026 yang mengutip The New York Times. CEO Cisco Chuck Robbins sebelumnya masuk daftar awal delegasi, tetapi perusahaan menyatakan ia tidak dapat hadir....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaEksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
OtomotifPerusahaan rintisan Andon Labs melakukan eksperimen unik dengan menamai tempat barunya Andon Café, di mana manusia tetap menjadi barista yang berdiri beberapa meter dari pelanggan, menerima pesanan, dan meracik kopi seperti biasa. Hanna Petersson dari Andon Labs menjelaskan eksperimen ini bertujuan mengkaji pertanyaan etis yang muncul saat AI diberi instruksi dasar: menjalankan bisnis secara menguntungkan, bersikap baik, dan mencari cara teknis operasional sambil meminta bantuan bila diperlukan....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Reddit Blokir Akses Web Ponsel, Paksa Unduh Aplikasi
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
- Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
- Apple dan Intel Kembali Jalin Kerja Sama
Artikel Terbaru
Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
Kode Redeem Fish It Roblox 19 Mei 2026 Klaim Hadiah
Kode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
Tautan Sahabat
- Polda Metro Tangkap Penadah Ribuan Motor Selundupan
- Tampang Taufik Gembel, Begal Sadis Palmerah Ditangkap
- Ibadah Kenaikan Yesus 2026 di GPIB Immanuel Jakarta
- Long Weekend, Monas Magnet Warga untuk Piknik dan Edukasi
- Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Diduga Korsleting
- Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
- Polri Buru Pendana dan Penyewa Gedung Sindikat Judol Jakbar
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol
- Penumpang Motor Tewas Terlindas Truk Kabur di Depok
- Jakarta Target Top 50 Global City 2030, Revitalisasi Blok M-Kota Tua