Lokasi: Berita >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Berita54 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9ctbtwo0z.html
Artikel Terkait
Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
BeritaPSM Makassar berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Persib Bandung dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Satu-satunya gol kemenangan pasukan Bernardo Tavares dicetak oleh Yuran Fernandes melalui sundulan kepala pada menit ke-54....
【Berita】
Baca SelengkapnyaAgen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
BeritaSeorang wanita paruh baya mendatangi Oni dengan wajah bingung dan mata tertuju pada layar ponsel yang menampilkan pesan WhatsApp. Wanita itu menyampaikan niatnya untuk mentransfer uang hingga jutaan rupiah kepada seseorang yang tidak dikenal....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDouble Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
BeritaJagakarsa menjadi area kedua paling banyak dicari di mesin pencari untuk kategori rumah di DKI Jakarta, setelah Kebayoran. Menurut Rieky, kondisi tersebut mendorong pengembangan properti yang lebih terbatas dan eksklusif....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Al Ghazali Jadi Ayah, El Rumi: Dulu Panggil Kakak
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
- BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
- IHSG Ambruk 3,08 Persen ke 6.396, Ini Pemicunya
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
Artikel Terbaru
Nikita Mirzani Kejang, Dokter Oky Ungkap Kondisi Sahabat
RATU Resmi Akuisisi Blok Madura Strait, Portofolio Migas Bertambah
Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
Prabowo Bentuk Danantara, Ekspor SDA Satu Pintu
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
Tautan Sahabat
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung