Lokasi: Kesehatan >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Kesehatan83534 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9cm04fxnu.html
Artikel Terkait
Kasat Narkoba Kukar Datangkan Etomidate dari Medan
KesehatanAKP Yohanes Bonar Adiguna terlibat dalam peredaran zat psikotropika jenis baru Etomidate melalui penyelundupan jaringan antarpulau. AKP Yohanes menyuruh anak buahnya, polisi berinisial AB, untuk mengambil paket mencurigakan tersebut....
Baca SelengkapnyaSule Bantah Tudingan Lempar Skrip ke Kru TV
KesehatanCurhatan seorang kreator di media sosial tentang pengalaman kurang menyenangkan saat menjadi kru kreatif justru memicu spekulasi liar warganet soal identitas Rizky Febian. Unggahan akun Threads @diego_chirst itu mengaku pernah bertugas memberikan skrip kepada host acara talkshow populer, lalu host tersebut marah dan melemparkan lembaran skrip kepadanya hingga ia menangis....
Baca SelengkapnyaSembilan Tera Curhat Perasaan Lewat Mini Album Sementara Itu
KesehatanSembilan Tera menghadirkan warna musik lebih personal di tengah maraknya lagu bertema percintaan ringan melalui mini album Sementara Itu. Mini album tersebut memuat lima lagu, yakni Luruh, Pergi, Akhir Cerita, Jujur Pada Luka, dan Sementara Itu....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Fiersa Besari Cuma Minta Snack dan Buah untuk Rider Konser
- Fitri Salhuteru Sindir Rieke Diah Pitaloka Soal Kasus Nikita
- Nicolas Cage Jadi Spider-Noir, Tayang 27 Mei 2026
- Lamine Yamal Dibela PM Spanyol Usai Kibarkan Bendera Palestina
- Denny Sumargo Kaget Jawaban Ahmad Dhani Soal Syifa Hadju
Artikel Terbaru
Tabrak Lari Denpasar: Mr X Tewas Dilindas Tiga Mobil
Ashanty Akui Mudah Menangis Jelang Ibadah Haji
Rumah Rachel Vennya-Okin, Kuasa Hukum Singgung Janji Manis
Ayu Aulia Dicap Duta Halusinasi Buntut Pengakuan Hubungan Pejabat
Massa Demo Kaltim Desak Gubernur Mundur dan Kejati
Inul Daratista Murka Dituding Oplas Hidung
Tautan Sahabat
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan