Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif87 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/92igigccb.html
Sebelumnya: Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
Berikutnya: Pelatih Borneo FC Harap Persijap Kalahkan Persib
Artikel Terkait
Messidoro Harap Persis Solo Selamat dari Degradasi
OtomotifMessidoro menyampaikan pernyataan tersebut seusai laga pekan ke-33 Liga 1. Kemenangan ini membuat Persis Solo mengoleksi 31 poin, memangkas jarak dengan Madura United yang berada di posisi aman dengan 32 poin....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKomisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
OtomotifErin melaporkan balik Herawati dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dan pencemaran nama baik setelah foto area rumah pribadi, termasuk garasi hingga kendaraan, disebar ke media sosial tanpa izin. Langkah hukum Erin itu mendapat sorotan dari Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, yang menilai penggunaan UU PDP dalam kasus tersebut tidak tepat karena objek yang dipersoalkan tidak masuk kategori data pribadi....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaAshanty dan Anang Berangkat Haji, Dapat Pesan Aurel-Atta
OtomotifAshanty dan Anang Hermansyah menjalankan ibadah haji tahun ini hanya berdua tanpa membawa anak-anak. "Pergi haji sama Mas Anang dong, kan honeymoon yang masyaAllah lah ya," kata Ashanty menunaikan ibadah haji sekaligus honeymoon menjadi kado spesial di usia pernikahan perak mereka....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Google Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
- Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
- Sinopsis 402 Rumah Sakit Angker, Tayang 9 Juli 2026
- Maia Estianty Bahagia Jadi Nenek Usai Putri Al Ghazali Lahir
- Sony Resmi Rilis Jadwal Peluncuran Xperia 1 VIII
- Kolaborasi Band Rock dan Heri Santoso Bangkitkan Musik Daerah
Artikel Terbaru
Jafar/Felisha Ikuti Jejak Ubed, Menang di Thailand Open
Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
Jennifer Coppen Kagumi Cara Justin Hubner Luluhkan Hati Putrinya
Keluarga Khawatir Mental Ammar Zoni di Nusakambangan
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
Tautan Sahabat
- IHSG Anjlok 1,43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
- Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Bank BCA, BNI, Mandiri Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan