Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif13 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/903bfb5bj.html
Artikel Terkait
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
OtomotifPelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai memberikan tekanan besar terhadap sejumlah sektor industri, seperti otomotif, elektronik, petrokimia, hingga farmasi. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya tensi geopolitik global, lonjakan harga minyak dunia, dan tingginya kebutuhan dolar AS di dalam negeri....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
OtomotifPada 16 Mei 1966, pemimpin Partai Komunis China, Mao Zedong, memulai kampanye besar-besaran untuk membersihkan negara dari pengaruh kapitalisme dan cara berpikir borjuis, sekaligus menyingkirkan para rival politiknya. Selama kampanye tersebut, para pendukung Mao menghancurkan warisan budaya serta memimpin interogasi, penghinaan, dan pemukulan terhadap guru, kaum intelektual, dan pihak-pihak yang dianggap musuh negara....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
OtomotifAngkatan Laut Amerika Serikat memulangkan kapal induk terbesarnya, USS Gerald R. Ford, dari Timur Tengah di tengah konflik Iran yang masih belum mereda sejak Februari lalu....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Klasemen Terbaru
- Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
- Drone Alarm Picu Kepanikan Warga Lithuania Berlindung
- Viktor Gyokeres Garda Terdepan Mimpi Swedia Piala Dunia 2026
- 13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
Artikel Terbaru
Tangisan Fedi Nuril Pecah di Pelukan Istri Saat Pemakaman
Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China
Idul Adha Gaza Nestapa, Ternak Habis Harga Kurban Melonjak
Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
Pinkan Mambo Cerai Usai Abaikan Peringatan Anak
Putin dan Xi Sepakat Lawan Segala Bentuk Bullying
Tautan Sahabat
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Daimler Raih 32 Pesanan Sasis Bus di Busworld 2026
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Geely Tambah Diler Baru, Target 80 Jaringan Akhir Tahun
- Wuling Hadirkan Spider-Man dan Karakter Marvel di Pameran
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026