Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kesehatan198 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8ucwwco12.html
Artikel Terkait
Aktivis Sumud Flotilla Berpelukan Usai Diculik Kapal Israel
KesehatanPasukan Israel mencegat kapal bantuan kemanusiaan untuk Gaza dalam sebuah insiden yang terekam siaran langsung sebelum tayangan mendadak terputus. Berdasarkan rekaman lain yang beredar, sejumlah pasukan Israel menggunakan speedboat mendekati kapal armada dan memerintahkan para aktivis berkumpul di bagian depan kapal sebelum proses intersepsi dilakukan....
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Kesehatandr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
KesehatanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Daftar Pemain Brasil Piala Dunia 2026, Neymar Comeback
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- 13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Artikel Terbaru
Arsenal vs PSG Final Liga Champions, Liga Domestik Jadi Pembeda
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Tautan Sahabat
- Ustaz Solmed Minta Polisi Usut Pelaku Fitnah Inisial
- Eza Gionino Bingung Status Istri Sah Tapi Pisah Agama
- Afgan Cedera Pita Suara Akibat Terlalu Banyak Job
- Ranty Maria dan Rayn Wijaya Akui Tak Tunda Momongan
- Ahmad Dhani Bela Syifa Hadju soal Busana Dipersoalkan
- Kuasa Hukum Erin Yakin Hadapi Kasus ART dan CCTV
- Ashanty dan Anang Berangkat Haji, Dapat Pesan Aurel dan Atta
- Inara Rusli dan Starla Jenguk Bayi Lindi Fitriyana
- Ibu Bastian Steel Menangis, Sitha Marino Ingin Tinggal Berdua
- Baim Wong: Film Baru Pengingat Pentingnya Keluarga