Lokasi: Properti >>
Cara Baca Hasil Nilai TKA SD SMP 24 Mei 2026
Properti74748 Dilihat
RingkasanMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi siswa. Tujuan utama TKA adalah membantu sekolah, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan memahami kemampuan akademik peserta didik secara lebih akurat dan menyeluruh....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aan-TKA-di-di-SMP-Negeri-2-Cu.jpg)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi siswa. Tujuan utama TKA adalah membantu sekolah,pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan memahami kemampuan akademik peserta didik secara lebih akurat dan menyeluruh.
“TKA bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib. Kehadiran TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan memahami kondisi riil capaian akademik murid, sehingga perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terarah,” jelas Abdul Mu’ti. Asesmen ini dirancang sebagai alat pemetaan pendidikan nasional dengan tiga fungsi utama, yakni assessment of learning untuk memotret capaian belajar, assessment for learning sebagai dasar perbaikan pembelajaran, dan assessment as learning yang menjadi bagian dari evaluasi pendidikan secara komprehensif.
Ujian digelar secara bertahap dalam empat gelombang dengan empat sesi di setiap gelombang, sehingga total terdapat 16 sesi ujian. Satuan pendidikan nonformal melaksanakan satu gelombang yang terdiri dari empat sesi ujian dengan pengawasan silang antar sekolah dan pemantauan. Penilaian TKA menggunakan pendekatan analisis respons yang mempertimbangkan tingkat kesulitan soal dan karakteristik jawaban peserta. Setiap jawaban siswa dianalisis pada tiap mata uji, lalu diolah menjadi skor akhir utuh untuk memetakan kemampuan akademik secara lebih adil dan informatif. Hasil nilai nantinya akan dilengkapi deskripsi capaian kompetensi peserta didik, dengan data yang diproses secara statistik untuk pemetaan kemampuan siswa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8ta5wldso.html
Artikel Terkait
Gempa 4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
PropertiBMKG mencatat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,6 terjadi pada 17 Mei 2026 pukul 22:15 WIB, dengan pusat gempa berada di koordinat 7. 53 Lintang Selatan dan 106....
【Properti】
Baca SelengkapnyaRupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
PropertiRupiah diperkirakan terus melemah dan menembus level psikologis Rp18. 000 per dolar AS akibat tekanan eksternal dari tensi geopolitik global....
【Properti】
Baca SelengkapnyaIbu-Ibu Depok Mandiri Finansial Berkat KUR BRI
PropertiLapak Kue Subuh milik Kelompok UMKM Kelurahan Tirtajaya resmi beroperasi setiap Senin hingga Kamis mulai pukul 06. 00 hingga 09....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo 13 Mei: Minyak Fortune Rp42.800
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
- D'Masiv Kembali ke Indie, Rilis Logo Pesawat Kertas dan Lagu Inggris
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Dorong Transformasi Digital
Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
Jennifer Coppen Cemburu Lihat Kamari dan Kekasih Justin Hubner
Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
Tautan Sahabat
- Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Tanjung Priok
- Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik