Lokasi: Hikmah >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 115 Kurikulum Merdeka
Hikmah3741 Dilihat
RingkasanGerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa, langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-14.jpg)
Gerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa,langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan.
Cara melakukan gerakan langkah biasa dalam gerak berirama dimulai dengan sikap berdiri tegak, kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan dengan lutut mengeper, kemudian diikuti kaki kanan dengan gerakan yang sama. Lakukan secara bergantian dan berirama sesuai dengan hitungan atau irama musik.
Gerakan langkah rapat dilakukan dengan berdiri tegak dan kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan, lalu tarik kaki kanan merapat ke kaki kiri. Gerakan ini diulang secara bergantian dengan irama yang tetap. Untuk mengayunkan satu lengan ke depan, berdiri tegak dengan kedua lengan lurus ke samping, lalu ayunkan satu lengan ke depan hingga setinggi bahu, kemudian kembali ke posisi semula dengan irama yang teratur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8dcom8ylp.html
Artikel Terkait
Persib dan Borneo FC Bersaing di Dua Laga Sisa
HikmahPersib Bandung berhak menempati posisi nomor satu berkat keunggulan head to head atas Borneo FC atau Pesut Etam. Dengan hanya dua laga tersisa, jadwal Persib dinilai lebih ringan dibandingkan pesaingnya sehingga peluang meraih hattrick juara semakin terbuka lebar....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaToyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
HikmahToyota masih mempertimbangkan peluncuran mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia. Bansar, perwakilan Toyota, menyatakan pihaknya perlu melihat kebutuhan konsumen terlebih dahulu sebelum menghadirkan teknologi tersebut....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaToyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
HikmahErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Marc Marquez Menangis, Luka Mandalika Harus Dioperasi Lagi
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
Artikel Terbaru
Pimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
Leo/Daniel Beber Kunci Juara Thailand Open 2026
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
Tautan Sahabat
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
- Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
- Blokade AS, Iran Imbau Warga Hemat BBM dan Listrik
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
- Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
- PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian