Lokasi: Olahraga >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Olahraga28 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8dbbr72ir.html
Artikel Terkait
Film Baru Menguras Air Mata Tayang di Bioskop
OlahragaFilm produksi Rapi Films bersama Screenplay Films dan Vortera Studios ini bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah pelukan bagi mereka yang berjuang melawan waktu demi menjaga memori orang tersayang agar tidak lekas pudar. Kuntz Agus selaku sutradara merajut kehangatan cerita yang berhasil menyayat hati para penonton sejak pemutaran perdana di acara special screening dan Gala Premiere....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaAlexander Assad dan Clara Shinta Berjuang Pertahankan Rumah Tangga
OlahragaAlexander mengungkapkan optimismenya usai menjalani sidang mediasi, ia berharap badai rumah tangganya dapat diselesaikan secara damai. "Ya mengarah ke sanalah (damai)....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaEza Gionino Akui Nasib Rumah Tangganya Menggantung
OlahragaEza Gionino mengaku bingung dengan status rumah tangganya bersama Eca setelah Mahkamah Agung menguatkan putusan yang menyatakan keduanya masih sah sebagai suami-istri secara hukum negara. Meskipun secara data hukum masih terikat, Eza menegaskan bahwa secara agama ia dan Eca sudah berpisah karena telah menjatuhkan talak saat kondisi emosional....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Laga Degradasi Los Nervionenses
- Jejouw Kepincut Mercedes Rp 8 M Harvel Moeis di Pameran Kejagung
- Nadiem Makarim Menurut Sang Istri: Makna Maaf hingga Budaya Kerja
- Ayu Aulia Dicap Duta Halusinasi Buntut Pengakuan Hubungan Pejabat
- Maarten Paes Terancam, Ajax Absen dari Eropa Sejak 1991
- Ayu Aulia Dicap Duta Halusinasi Buntut Pengakuan Hubungan Pejabat
Artikel Terbaru
Pelatih Maroko Minim Pengalaman di Piala Dunia 2026
Ardhito Pramono Puji Davina Karamoy, Tanda Serius Nikah
Ammar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil
Dewi Perssik Tak Mau Damai dengan Pelaku Pencatutan Nama
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Dituding Pesugihan, Pihak Sarwendah Seret Nama Jordi Onsu
Tautan Sahabat
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati