Lokasi: Properti >>
SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
Properti18987 Dilihat
RingkasanSekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SMA-Al-Hikmah-International-Islamic-Boarding-School-IIBS-3.jpg)
Sekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global. Jaringan IB dikenal luas memiliki standar akademik ketat, pendekatan belajar berbasis penyelidikan (inquiry-based learning), serta fokus pada kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
"Menjadi sekolah IB bukan sekadar mengejar pengakuan internasional. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam," ujar Ahmad Fais dalam keterangannya. Ia menambahkan, langkah besar ini diharapkan membuka karpet merah bagi para siswa untuk mengakses perguruan tinggi top, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, kurikulum IB dipercaya bakal memperkuat ekosistem belajar yang memicu kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, hingga kepedulian sosial tinggi pada diri siswa. Status IB ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi pemimpin global yang berakar pada nilai keislaman.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/87fe86o84.html
Artikel Terkait
Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
PropertiIndonesia mengecam keras kelumpuhan sistem multilateral global yang dinilai sudah tidak bertaji dan justru menjadi korban pelanggaran oleh negara-negara berpengaruh. Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, menyampaikan kritik tajam tersebut dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPatricia Telepon Keluarga dan Bagikan Lokasi Sebelum Tewas Terbakar
PropertiPricilia terjebak di lantai 3 atau lantai atas pusat perbelanjaan tempatnya bekerja saat kebakaran terjadi. Patricia sempat berkomunikasi dengan keluarga dan temannya mengabarkan kondisinya di dalam gedung yang terbakar, namun sambungan telepon tak lagi direspons setelah beberapa saat....
【Properti】
Baca SelengkapnyaKisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD
PropertiIhwan Moh Thaiyeb kini menjabat sebagai Wakil Ketua I di Morowali. Anak keenam dari 10 bersaudara itu lahir dan besar di Desa Umbele, Kecamatan Bungku Selatan....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
- Arjuna Sapi Kurban Prabowo Mandi Air Hangat Garam
- Kakak Pemilik Home Industri Sabu Menangis Meratapi Nasib Adik
- Pemuda Lampung Ngaku Dibegal, Jual Motor Hindari Cicilan
- Pedro Acosta P1, Murid Rossi P2 di Grid MotoGP Catalunya
- Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Narkotika Etomidate
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Prakiraan Cuaca Bali: Hujan Lebat di Buleleng, Kabut di Karangasem
Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral
Pendaftaran Calon Ketum PAN Dibuka Jelang Kongres Banten
Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Narkotika Etomidate
Tautan Sahabat
- Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
- Prabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
- Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
- BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- Pelemahan Rupiah Dinilai Bisa Perkuat Industri Dalam Negeri
- IHSG Ambrol 4,26 Persen ke 6.436, 719 Saham Rontok
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis