Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan7 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/83nsf6pm3.html
Artikel Terkait
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
PendidikanLagu Ora Urus ciptaan Anthon Batkormbawa menarik perhatian publik karena memadukan bahasa Ambon, Maluku Timur, dan Jawa dengan musik khas Indonesia Timur yang mudah melekat di telinga. Lirik Ora Urus menggambarkan kelelahan seorang pria yang merasa sudah bekerja keras demi hubungan dan kebutuhan hidup, namun justru terus dituntut serta disalahkan oleh pasangannya....
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
PendidikanAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
Baca SelengkapnyaEl Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
PendidikanKetua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan bahwa anak merupakan kelompok paling rentan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang memicu suhu panas dan kekeringan berkepanjangan. Menurutnya, perubahan cuaca tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu berbagai gangguan kesehatan pada anak....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Megawati dan Wilson Bukti Pengalaman dan Rookie Sejalan
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Gaji Megawati Rp1,7 M Lebih Tinggi dari Jordan Wilson
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Tautan Sahabat
- Transisi Pilot TNI AU dari Hawk ke Rafale Penuh Tantangan
- Menkeu Purbaya Minta Rakyat Tenang Hadapi Rupiah Melemah
- Polisi Diminta Tembak Begal di Tempat, Indonesia Darurat
- Revisi UU Pemilu 2029 Tak Bisa Ditunda Lagi
- Kapolri Bekali Seragam Taktis Anti Bom Molotov untuk Polri
- 50 Kupon Daging Kurban Idul Adha 2026 Siap Edit
- MPR Nonaktifkan Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat
- MK Tolak Gugatan UU LLAJ, Dorong Deteksi Kantuk Sopir
- Noel Ebenezer Cerita Hidup di Rutan KPK Jelang Sidang Tuntutan
- Pendaftaran Bintara TNI AU Gelombang II 2026 Dibuka