Lokasi: Teknologi >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Teknologi232 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7fluoglu3.html
Artikel Terkait
Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
TeknologiSeorang mahasiswi asal Indonesia berinisial DNF (22) ditemukan tewas di apartemennya di Jepang setelah diduga mengalami keguguran. Kasus ini terungkap setelah DNF mengaku kepada seorang kenalannya bahwa dirinya sedang hamil dan mengalami keguguran....
Baca SelengkapnyaIBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
TeknologiKebutuhan sistem penyimpanan energi atau Battery Energy Storage System (BESS) untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala besar di Indonesia diperkirakan mencapai ratusan Gigawatt-jam (GWh). Di tengah kebutuhan tersebut, Indonesia Battery Corporation (IBC) memastikan kesiapan produksi melalui pabrik baterai PT CATIB yang berlokasi di Kawasan Artha Industrial Hills, Kabupaten Karawang, Jawa Barat....
Baca SelengkapnyaEmas Antam Stagnan di Rp2.839.000 per Gram Hari Ini
TeknologiHarga emas Antam tidak mengalami perubahan dan masih bertahan di level Rp2. 839....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
- Pertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg saat Libur Panjang
- Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
- LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
Artikel Terbaru
Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
Sengketa Hotel Sultan, Hamdan Zoelva Bicara Ambil Alih Bisnis
BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI
Tautan Sahabat
- PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Kickoff
- Neymar Cedera Lagi Usai Dua Hari Dipanggil Timnas Brasil
- Enzo Maresca Sah Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
- Curacao Bawa Mantan Pemain Persib dan Man United ke Piala Dunia
- Profil Hugo Bross, Pelatih Father Figure Timnas Afrika Selatan
- Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
- Carlos Queiroz, Spesialis Piala Dunia Latih Ghana
- Gelandang Manchester City Saksikan Laga Juara Persib Bandung
- Casemiro Diganti, Gelandang Serie A Segera ke Manchester United
- Borneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup