Lokasi: Pendidikan >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Pendidikan72878 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/79c6fxzu2.html
Artikel Terkait
Sopir Bus Sugeng Rahayu dan Pemilik Warung Tewas
PendidikanBus Sugeng Rahayu rute Yogyakarta-Bandung menabrak warung kopi dan pagar rumah warga di Jalan Raya Wangon-Lumbir, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Dua orang tewas dalam insiden tersebut, termasuk sopir bus....
Baca Selengkapnya11 Bayi Dititip Bidan Sleman, Bayar Rp 50 Ribu per Hari
PendidikanPolisi menyelamatkan 11 bayi dari sebuah rumah di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (8/5/2026) pagi. Penyelamatan ini dilakukan setelah warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut....
Baca SelengkapnyaKontraktor Rugi Rp1,2 Miliar Akibat Proyek Fiktif Kopdes
PendidikanDua tersangka berinisial WW dan APP menipu seorang kontraktor dengan iming-iming proyek pembangunan Kawasan Desa Mandiri Pangan (KDMP) senilai Rp1,2 miliar di Jakarta Selatan pada Desember 2025. Kedua pelaku mencatut nama perusahaan BUMN Agrinas dan menjanjikan 44 titik proyek KDMP untuk meyakinkan korban yang memiliki perusahaan kontraktor....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Griselda Zivanka Padukan Teater dan Storytelling di Bandung
- Bidan ORP Praktik di Kontrakan, Bayi Titipan Belum Diambil
- KPK Geledah Kantor dan Mobil Kepala Dinkes Ponorogo
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026: Siang Cerah Malam Hujan
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Bus Hantam Warkop Banyumas, Sopir dan Pemilik Warung Tewas
Artikel Terbaru
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
Prakiraan Cuaca Bangka Belitung: Belitung Timur Berawan
Pacu Jalur Kuansing 2026 Dimulai 14 Juni, Arena Disorot
Ayu Aulia Dicap Duta Halusinasi Buntut Pengakuan Hubungan Pejabat
Jalan Amolame, dari Lumpur Menuju Harapan Warga
Tautan Sahabat
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia