Lokasi: Teknologi >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Teknologi6116 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/77bvumm60.html
Artikel Terkait
Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
TeknologiCristiano Ronaldo harus menerima kenyataan pahit setelah timnya, Al Nassr, gagal meraih gelar di Piala Champions Asia. Dengan dukungan suporter tuan rumah yang memadati stadion, Gamba Osaka berhasil memenangkan pertandingan lewat gol tunggal Deniz Hummet pada menit ke-30....
Baca SelengkapnyaPolisi Tetapkan Istri Tersangka Lukai Suami di Bantul
TeknologiPasangan suami istri asal Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah terlibat dalam peristiwa kekerasan di Pantai Parangtritis. Korban berinisial S (35) diduga dilukai oleh istrinya sendiri, AF (25), menggunakan pisau....
Baca SelengkapnyaPolisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
TeknologiKementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat 58,75 persen kasus kekerasan menimpa korban di lingkungan rumah. Pada tahun 2025, Kementerian PPPA melalui Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI) mencatat lebih dari 25 ribu kasus dengan 26 ribu korban....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Persib Vs Borneo FC, I.League Kritik Wasit dan Trofi
- QRIS Digital Andalan UMKM, Transaksi Wisata Makin Praktis
- Rekaman TNI Tembak TNI di Palembang Viral
- Pacu Jalur Kuansing 2026 Dimulai 14 Juni, Arena Disorot
- 3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
- Manusia Silver Todong Pisau di Bali, Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi
Artikel Terbaru
Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
Empat Orang Mengaku Penyidik dan Pengacara Datangi Rumah Korban
Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026, Hujan Malam
Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Diborgol ke Rutan Bareskrim
AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
Pendaftaran Calon Ketum PAN Dibuka Jelang Kongres Banten
Tautan Sahabat
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks