Lokasi: Travel >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Travel4 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/754luu97p.html
Artikel Terkait
Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
TravelKepulauan Senkaku yang dipersengketakan menjadi salah satu contoh sengketa wilayah yang dimanfaatkan dalam propaganda pro-China. Menurut para pengamat, perkembangan AI membuat operasi propaganda pada masa depan semakin sulit dikenali masyarakat umum....
【Travel】
Baca SelengkapnyaRusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
TravelPresiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melalui akun Telegram pada 17 Mei menyampaikan pernyataan terkait serangan rudal besar-besaran yang menewaskan sedikitnya 52 orang dan melukai 346 orang, termasuk 22 anak-anak. Serangan tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada banyak bangunan dan menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil....
【Travel】
Baca SelengkapnyaIsrael Sita 40 Kapal Global Sumud Flotilla, 300 Aktivis Ditahan
TravelArmada Global Sumud Flotilla yang terdiri dari puluhan kapal dan ratusan aktivis dari lebih dari 40 negara berlayar menuju tujuan tertentu. Kelompok tersebut menyebutkan 426 orang berpartisipasi dalam armada yang terdiri dari 54 kapal dari 39 negara....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- VAR Digunakan di 273 Laga Liga 2 Championship 2025/26
- Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
- Israel Sita 40 Kapal Global Sumud Flotilla, 300 Aktivis Ditahan
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- Drone Hizbullah Buat Tentara Israel Frustrasi dan Ketakutan
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
Menkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
Tautan Sahabat
- Partai Berkarya Serukan Kader Solid Lawan Provokasi
- Perry Warjiyo Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah
- Pimpinan Komisi III Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- BNPB Peringatkan Warga Waspada Bencana Musim Pancaroba
- Pengadilan Militer Buka Suara soal 3 Hakim Andrie Yunus
- KPK Periksa Dua Saksi Kunci Pengepul Dana Budi Karya
- Polisi Diminta Tembak Begal di Tempat, Indonesia Darurat
- Larangan Potong Kuku dan Rambut Jelang Kurban
- Kekerasan Pesantren Berulang, Pemerintah Didorong Perketat Pengawasan
- Jurnalis Tempo Bagikan Foto Misi Gaza Sebelum Ditangkap Israel