Lokasi: Pendidikan >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Pendidikan491 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/74ozcpg05.html
Artikel Terkait
Liga Inggris Berpeluang Kirim 9 Wakil ke Eropa
PendidikanAston Villa memastikan diri menjadi juara setelah tim asuhan Unai Emery menang berkat gol Youri Tielemans, Emiliano Buendia, dan Morgan Rogers. Gelar tersebut memastikan Aston Villa kembali tampil di kompetisi Eropa musim depan....
Baca SelengkapnyaPolisi Amankan 3 Pemuda Curi Kabel di Pademangan
PendidikanTim patroli mengamankan tiga pemuda yang diduga kuat hendak melakukan tindak kriminal di Jalan Budi Mulia Utara, Kelurahan tersebut, pada Minggu (17/5/2026). Petugas mencurigai gerak-gerik tiga orang pemuda yang berboncengan tiga menggunakan satu sepeda motor karena menunjukkan perilaku tidak wajar di jam rawan....
Baca SelengkapnyaTampang Taufik Gembel, Begal Sadis Palmerah Ditangkap
PendidikanTaufik alias Gembel ditangkap polisi setelah terlibat aksi kejahatan bersama tiga rekannya yang masih buron pada Senin (4/5/2026) pukul 02. 25 WIB....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Derby Romero Kenang Masa Kelam Kehilangan Sosok Ayah
- Polisi Selidiki Viral Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
- Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
- KKR Paskah Soroti Krisis Moral, Dorong Pemuda Agen Perubahan
- Wagub Babel Divonis 4 Bulan Penjara Gara-Gara Tagihan Hotel
- Kecelakaan Taksi Listrik Vs KRL, Sopir Green SM Tersangka
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
320 WNA Sindikat Judol Jakbar Segera Disidang di Indonesia
AMPG Kawal Kebijakan Sekolah Swasta Gratis Jakarta
Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
5 Pemain Naturalisasi Timnas Incaran Piala Asia 2027
AMPG Kawal Kebijakan Sekolah Swasta Gratis Jakarta
Tautan Sahabat
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA