Lokasi: Gaya Hidup >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Gaya Hidup21 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6pcxhoimi.html
Artikel Terkait
Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
Gaya HidupPerusahaan keamanan siber ESET menemukan sekelompok aplikasi penipuan bernama CallPhantom yang menjanjikan akses ke riwayat panggilan dan pesan palsu di ponsel. Temuan ini dilaporkan oleh PhoneArena pada 11 Mei 2026 setelah penelitian mendalam terhadap pola aplikasi tersebut....
Baca SelengkapnyaSindikat Kampung Narkoba Samarinda Gunakan Sniper dan HT
Gaya HidupSindikat narkoba di Kampung Gang Langgar terkenal licin karena selalu lolos dari operasi aparat. Peredaran narkoba di sana dilakukan secara terorganisir dan terstruktur dengan melibatkan sniper atau pengawas yang menggunakan handy talky (HT)....
Baca Selengkapnya4 Pelaku Ditangkap, 2 Buron dalam Pengeroyokan Buruh Sukabumi
Gaya HidupN. Rizky (30) tewas dianiaya enam orang di Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (2/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Farhan Halim Comeback, Doni Haryono Bersinar, Fahreza Absen
- Pembakaran Ponpes Lampung Dipicu Kembalinya Pimpinan Asusila
- Plafon Gedung Rp15,3 Miliar di Tuban Roboh Dua Kali
- Patricia Telepon Keluarga dan Share Lokasi Sebelum Tewas Terjebak Api
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi Manusia Silver Todong Pisau
Artikel Terbaru
Kode Redeem Genshin Impact 19 Mei 2026, Klaim Segera
Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
Prakiraan Cuaca Bali: Hujan Lebat di Buleleng, Kabut di Karangasem
Robert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Prakiraan Cuaca Sulawesi Barat: Semua Wilayah Hujan Hari Ini
Tautan Sahabat
- Bahlil Dorong Kesetaraan dan Percepat Izin di Migas
- BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
- Prabowo Wajibkan Ekspor SDA Lewat BUMN, Terbitkan PP
- Ibu Sunarsih Raih Sukses Katering Berkat Modal KUR BRI
- Pelemahan Rupiah Dinilai Bisa Perkuat Industri Dalam Negeri
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
- Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
- Prabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart