Lokasi: Otomotif >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Otomotif47758 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6krvssh0n.html
Artikel Terkait
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
OtomotifLagu Babak Terakhir ciptaan Raim Laode kembali populer pada 2026 setelah tren digital mengangkatnya, padahal lagu ini pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode. La Ode Raimudin yang dikenal sebagai Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPRIMA: Harkitnas 2026 Perkuat Indonesia Menuju Negara Kerakyatan
OtomotifAgus Jabo menyatakan arah pembangunan nasional saat ini mulai meninggalkan pola pembangunan liberalistik yang selama puluhan tahun dinilai menjauhkan negara dari amanat konstitusi UUD 1945. Pemerintah tengah mengarahkan pembangunan menuju pendekatan yang lebih berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKPK Ungkap Aliran Dana, Hilman Latief Bantah Ditanya soal Uang Haji
OtomotifHilman membantah adanya pembahasan aliran dana korupsi kuota haji saat dirinya diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (20/5/2026). Ia menyelesaikan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK dan langsung dicecar awak media terkait dugaan penerimaan uang dari kasus tersebut....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Puluhan Karyawan Dukung Michael Wisnu di Sidang Terra Drone
- Golkar: Tantangan Ekonomi Global Jangan Dibingkai Takut
- Kejagung Tangkap Bos Tambang Bauksit Aseng Kasus IUP Kalbar
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Harta Nadiem Terancam Disita Jika Gagal Bayar Rp5,6 Triliun
Artikel Terbaru
LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
Kementerian Kebudayaan Tambah 430 Cagar Budaya Baru
Djaja Suparman Divonis 4 Tahun Penjara di Pengadilan Militer
Kubu Nadiem Bantah Gandeng Influencer soal Kasus Chromebook
Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
Video Menkeu Tawarkan Bantuan Modal, Kemenkeu Sebut Hoaks
Tautan Sahabat
- Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
- Google Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
- Kode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
- WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
- iPhone Ultra Foldable Hanya Dua Warna Siap Meluncur
- OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
- Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
- Kode Redeem FF 10 Mei 2026, Klaim Bundle & Emote Eksklusif
- Fitur Instants Instagram: Cara Pakai dan Fungsinya
- 3 Cara Mudah Nonaktifkan Instants di Instagram