Lokasi: Bisnis >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Bisnis891 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6jqxt44lt.html
Artikel Terkait
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
BisnisLagu All Too Well menjadi bagian dari album studio keempat Taylor Swift yang bertajuk Red. Big Machine Records merilis album tersebut pada 22 Oktober 2012....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaTabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
BisnisKecelakaan kereta api di Thailand pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 15. 40 waktu setempat menyisakan duka mendalam dan membuka mata banyak pihak mengenai rapuhnya sistem keselamatan transportasi di sejumlah negara di Asia Tenggara....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
BisnisFrekuensi pengiriman kereta barang dari China ke Eropa melonjak drastis akibat konflik yang memicu blokade di jalur laut. Menurut sumber logistik internasional yang dikutip dari Bloomberg, kereta tersebut melintas melewati wilayah Kazakhstan dan Turkmenistan sebelum akhirnya masuk ke Iran....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
- ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Pep Guardiola Sindir Arsenal Usai Man City Juara Piala FA
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
Artikel Terbaru
Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
Trump Minta Bantuan Xi Jinping Tekan Iran.
RRQ Hoshi Kalah 0-2 dari Geek Fam, Gagal ke Playoff
ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
Tautan Sahabat
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
- Rebalancing MSCI Dinilai Dorong Penguatan Pasar Modal
- Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
- BRILink Toko Tika Jadi Jembatan Finansial Buruh Pabrik
- Prabowo Targetkan Pendapatan Negara 12,40 Persen PDB 2027