Lokasi: Properti >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Properti29 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6dsa7mddn.html
Artikel Terkait
Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
PropertiPerusahaan rintisan Andon Labs melakukan eksperimen unik dengan menamai tempat barunya Andon Café, di mana manusia tetap menjadi barista yang berdiri beberapa meter dari pelanggan, menerima pesanan, dan meracik kopi seperti biasa. Hanna Petersson dari Andon Labs menjelaskan eksperimen ini bertujuan mengkaji pertanyaan etis yang muncul saat AI diberi instruksi dasar: menjalankan bisnis secara menguntungkan, bersikap baik, dan mencari cara teknis operasional sambil meminta bantuan bila diperlukan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaSpurs Gagal Menjauh, Ancaman Degradasi Liga Inggris Masih Ada
PropertiTottenham Hotspur harus puas berbagi angka dengan Leeds United dalam laga sengit yang berakhir imbang 1-1 di Tottenham Hotspur Stadium, hasil ini membuat ancaman degradasi semakin nyata bagi klub London Utara tersebut. Pada laga ini, sejatinya duel Tottenham vs Leeds berlangsung sengit sejak menit-menit awal....
【Properti】
Baca SelengkapnyaCristiano Ronaldo Tak Pantas Dipuja Meski Al Nassr Juara
PropertiAl Nassr akan menjalani laga penentuan gelar juara Liga Arab Saudi melawan Al Hilal di Riyadh, Rabu (13/5) dini hari WIB. Liga Arab Saudi yang menyisakan dua laga menjadikan duel ini sebagai pertandingan hidup mati bagi kedua tim....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Thailand Open 2026: Banyak Unggulan Tumbang di 16 Besar
- Dick Advocaat: Pelatih Tertua Piala Dunia Timnas Curacao
- Roberto Martinez Latih Portugal di Piala Dunia 2026
- Persis Solo Selamat dari Degradasi Berkat Regulasi Liga 1
- Tony Popovic Selamatkan Australia ke Piala Dunia 2026
- Super League 2026/2027: 16 Tim Pasti, Persis vs Madura United Berebut Satu
Artikel Terbaru
Sandy Walsh Bintang Lapangan, Bawa Buriram United ke Final
Jadwal 8 Besar Piala Asia U17: Indonesia vs Vietnam.
Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
Jumpa Pasangan Muda China, Fajar/Rian Uji Nyali di Thailand Open
Juventus Butuh Bantuan 3 Tim untuk Lolos Liga Champions
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Papua: Jayapura Hujan, Waropen Cerah
- Prakiraan Cuaca Bali: Hujan Lebat di Buleleng, Kabut di Karangasem
- Patricia Telepon Keluarga dan Bagikan Lokasi Sebelum Tewas Terbakar
- Ibu Hamil Ditandu 30 Km ke RS, Bayi Meninggal
- Prakiraan Cuaca Bangka Belitung 14 Mei: Hujan Petir
- Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
- Kronologi Wagub Sumbar Kecelakaan Tunggal di Solok
- Warung Bakso Klaten Tarik Biaya AC Rp3.000 per Orang
- Aditya Halindra Bupati Mirip Partai Disorot Mobil Dinas
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jawa Barat dan Sulut