Lokasi: Kuliner >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Kuliner438 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6bjsdzyby.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026, Hujan Malam
KulinerBMKG memperkirakan suhu udara di Kota Cirebon berada pada kisaran 22 hingga 32 derajat Celcius dengan kecepatan angin sekitar 17 hingga 18 kilometer per jam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca mendadak serta menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan cairan dan menghindari paparan sinar matahari langsung terlalu lama, terutama pada siang hari ketika suhu udara berada pada titik tertinggi....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaNegara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
KulinerNegara-negara Teluk seperti Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Arab Saudi mulai beralih ke Turki untuk memenuhi kebutuhan alutsista militer mereka akibat lambatnya pengiriman senjata dari Amerika Serikat yang dipicu penumpukan pesanan yang mengular. Meskipun negara-negara Teluk memiliki sistem pertahanan udara yang canggih, mereka kini menghadapi tantangan serius dari serangan drone jarak jauh Iran yang mampu melumpuhkan sistem radar....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaArsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
KulinerPopo Danes konsisten memegang filosofi budaya Bali dalam setiap rancangannya. Melalui karya-karyanya, ia tidak hanya membangun resort dan bangunan mewah, tetapi juga menjaga filosofi tradisional Bali agar tetap hidup di tengah modernisasi global....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Pengantin Baru di Halmahera
- Ratusan Warga Irlandia Protes Kematian Pria Kongo
- 42 Pesawat AS Hancur Termasuk F-15 dan Drone MQ-9
- Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
- Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
Menlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
AS Boroskan 200 Rudal THAAD untuk Lindungi Israel
Polwan Digerebek Berduaan, Polda Maluku Selidiki Kasus
Merz Buka Peluang Kembali ke Energi Batu Bara
Tautan Sahabat
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- Prabowo Dorong Industrialisasi, Kemenperin Target Indonesia Produsen
- BUMN Survei Perkuat Ekosistem Sertifikasi Halal Global
- Pertamina Bantah Larangan BBM Pertalite untuk Mobil 1.400 CC
- Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
- DPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM
- Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- DPR Desak BI Optimalkan Devisa Ekspor Demi Rupiah
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu