Lokasi: Bisnis >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Bisnis539 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/69ddcets4.html
Artikel Terkait
13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
BisnisPenumpang kapal dari sedikitnya 13 negara kini dipantau untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut. WHO melalui Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan ancaman kesehatan masyarakat akibat wabah tersebut masih tergolong rendah....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
BisnisKuba telah memperoleh lebih dari 300 drone militer berdasarkan intelijen rahasia yang dikutip Axios. Laporan yang terbit pada Minggu (17/05) itu menuduh Kuba mendiskusikan rencana penggunaan drone militer untuk menyerang pangkalan angkatan laut AS di Guantanamo Bay, kapal-kapal militer Amerika, dan kemungkinan Key West, Florida....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaVinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
BisnisIka Kumyka, seorang manajer toko buku di Jakarta, menjalani ritual mendengarkan musik setiap hari melalui layanan digital. “Sehari-hari pasti mendengarkan musik lewat digital platform karena aku bekerja naik kendaraan umum dan selalu mendengarkan musik saat pergi dan pulang kerja,” ungkap Ika....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Persib Wajib Waspada, Persijap Siap Rusak Pesta Juara
- American Airlines Hentikan Penerbangan ke Israel Hingga 2027
- Trump Murka Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Peringatkan Konsekuensi
- Tentara Israel Tangkap Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan
- Honda Bangun Ulang Kejayaan, Manajer Aprilia Dibajak
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
Artikel Terbaru
Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
Tentara Israel Tangkap Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan
NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
Tautan Sahabat
- Kota Baru Parahyangan Raih GREENSHIP Homes Platinum
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
- Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
- Gojek Hapus Goride Hemat, Tarif Naik Mulai Besok
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
- Mentan Amran Titip Harga Minyak Goreng Stabil Jelang Iduladha
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
- Harga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000