Lokasi: Berita >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Berita48698 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/696admqs8.html
Artikel Terkait
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
BeritaWakil Presiden BYD Co. , Ltd....
【Berita】
Baca SelengkapnyaJennifer Coppen Minta Restu Orang Tua Dali Wassink Jelang Nikah
BeritaJennifer Coppen mengaku sudah meminta restu kepada keluarga mendiang Dali Wassink, terutama orang tuanya, menjelang pernikahannya dengan Justin Quincy Hubner. Dali Wassink meninggal dunia pada 18 Juli 2024 akibat kecelakaan motor tunggal....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTasya Farasya Cari Pasangan Tak Toxic Usai Cerai
BeritaMajelis hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan membacakan putusan tersebut. Kegagalan dalam rumah tangga tidak membuat Tasya Farasya trauma....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ahmad Dhani Bujuk Safeea Korban Bully, Sebut Haters Deterjen 78
- Sammy Simorangkir Gelar Konser 20 Tahun Karier Penuh Haru
- Ahmad Dhani Bantah Klaim Lita, Singgung Jurnal Internasional
- Calvin Dores Jual Mata demi Masa Depan Anak
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Ahmad Dhani Bujuk Safeea Korban Bully, Sebut Haters Deterjen 78
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Inara Rusli Jenguk Anak Virgoun, Hangat Bertemu Lindi Fitriyana
Calvin Dores Jual Mata Rp350 Juta, Sosok Peminat Disorot
Ahmad Dhani Akui Ingin Cerai, Respons Anak Disorot
Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Salmokji Korea
Kamelia Fokus Keadilan Ammar Zoni, Tunda Rencana Nikah
Tautan Sahabat
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap