Lokasi: Kuliner >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Kuliner83 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/641efxs2y.html
Artikel Terkait
55 Pemain Awal Timnas Argentina Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Dybala Absen
KulinerLionel Scaloni tidak menutup peluang bagi pemain dari liga domestik Argentina untuk masuk skuad Piala Dunia 2026. Nama-nama seperti Emiliano Martinez, Lisandro Martinez, Tagliafico, Nahuel Molina, Paredes, Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Mac Allister, Exaquiel Palacios, Thiago Almada, Lautaro Martinez, dan Julian Alvarez diproyeksikan mengulang kesuksesan di tahun 2026 nanti....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
KulinerMenteri Pertanian Australia Julie Collins menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Indonesia atas dukungan pasokan pupuk di tengah tantangan geopolitik global. Hal itu disampaikan Menteri Pertanian Indonesia Amran Sulaiman dalam sambungan telepon dengan Collins, yang dikutip dalam keterangan resmi pada Minggu (17/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaZulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
KulinerMenteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjanjikan skema pembelian ikan hasil tangkapan nelayan saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Lateng, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis (14/5/2026). Zulkifli Hasan menyatakan pemerintah menaruh perhatian besar terhadap kondisi nelayan dan memperkuat rantai usaha perikanan melalui berbagai fasilitas pendukung seperti pabrik es, cold storage, dermaga, dan bengkel....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pelatih Maroko Minim Pengalaman di Piala Dunia 2026
- Bahlil: Aturan Ekspor Satu Pintu Tak untuk Hulu Migas
- Biaya Jual Mahal di Marketplace Keluhkan Pelaku UMKM
- Purbaya Lantik 8 Pejabat Baru, Ingatkan Tanggung Jawab
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Bank Raya Gelar RUPST 2026, Saham Setujui Agenda Strategis
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Sulbar 21 Mei: Mamuju Berawan, Mamasa Hujan
Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
Gempa M4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
Tautan Sahabat
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot