Lokasi: Teknologi >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Teknologi14553 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/62wf4nmt5.html
Artikel Terkait
Hyundai Hillstate, Tim Baru Megawati dengan Prestasi Mentereng
TeknologiMegawati Hangestri Pertiwi berkontribusi besar atas keberhasilan Red Sparks finis sebagai runner-up di Liga Voli Korea 2024/2025. Hyundai Hillstate merupakan salah satu klub voli papan atas di Korea Selatan....
Baca SelengkapnyaRakernas PB IWbA Soroti Regenerasi Atlet Woodball
TeknologiRapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Woodball Indonesia (PB IWbA) menjadi agenda tahunan yang krusial untuk merumuskan program kerja strategis dan memperkuat pengembangan olahraga woodball di Indonesia. Ketua Umum PB IWbA, Aang Sunadji, menegaskan Rakernas tahun ini berfungsi sebagai forum evaluasi dan wadah koordinasi antara pengurus pusat dan daerah....
Baca SelengkapnyaIsyana/Rinjani ke Perempatfinal Thailand Open Usai Adu Setting
TeknologiPasangan ganda campuran Indonesia, Isyana dan Rinjani, berhasil meraih kemenangan yang menjadi pencapaian spesial karena untuk pertama kalinya menembus perempat final turnamen level Super 500. Isyana mengaku senang atas hasil positif tersebut, namun ia menilai pertandingan terutama pada gim pertama berjalan cukup menegangkan karena mereka sempat kehilangan momentum setelah unggul....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hillstate Yakin Penuh Megawati, Cedera Bukan Masalah
- Megawati Bikin Followers Instagram Hyundai Hillstate Melonjak
- Pertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
- Cavaliers Hajar Pistons, Lolos ke Final Wilayah Timur
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
- Kabar Pernikahan Mail dan Shella, Timnas Tanpa Pelatih
Artikel Terbaru
Persib Bandung Kena Denda Rp 3,5 Miliar dan Sanksi AFC
Malaysia Masters 2026: Hanya Lanny/Apriyani ke 16 Besar
Kiandra Ramadhipa Peringkat 3 Klasemen Red Bull Rookies Cup
KORMI Luncurkan Gerakan Nasional Indonesia Aktif 2026
Vinicius Selamatkan Real Madrid saat Mbappe Gagal Total
Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026
Tautan Sahabat
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Ibu Sunarsih Raih Sukses Katering Berkat Modal KUR BRI
- Menteri Koperasi Puji Adaptasi Teknologi KSP Nasari
- Defisit APBN 2026 Tembus Rp164,4 Triliun per April
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
- RI-Singapura-Malaysia Hidupkan Lagi Kerja Sama SIJORI
- BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP