Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Berita3642 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/60b1cyb95.html
Artikel Terkait
Sopir Bus Sugeng Rahayu dan Pemilik Warung Tewas
BeritaBus Sugeng Rahayu rute Yogyakarta-Bandung menabrak warung kopi dan pagar rumah warga di Jalan Raya Wangon-Lumbir, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Dua orang tewas dalam insiden tersebut, termasuk sopir bus....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIHSG Ambruk 3,08 Persen ke 6.396, Ini Pemicunya
BeritaIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di rentang 6. 376,34 hingga 6....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDefisit APBN 2026 Tembus Rp164,4 Triliun per April
BeritaKementerian Keuangan RI mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) periode Januari hingga April 2026 sebesar Rp164,4 triliun atau setara 0,64 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Menteri Keuangan Purbaya menyampaikan realisasi pendapatan negara mencapai Rp918,4 triliun atau tumbuh 13,3 persen, sementara belanja negara tercatat Rp1....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Alvaro Arbeloa Hengkang dari Real Madrid, Mourinho Dikabarkan Gantikan
- Ibu Sunarsih Raih Sukses Katering Berkat Modal KUR BRI
- MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
- Ekonomi Tumbuh, Kesejahteraan Stagnan, Ancaman MIT Masih Nyata
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
Artikel Terbaru
Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
Pemerintah Percepat Pengolahan Sampah TPA Jadi Energi
Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
Ibu-Ibu Depok Mandiri Finansial Berkat KUR BRI
Tautan Sahabat
- Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
- Profil Sebastian Desabre, Pelatih Kongo di Piala Dunia 2026
- Persib vs PSM di Super League Pekan 33 Penentu Juara
- Barcelona Incar Marcus Rashford dan Joao Cancelo
- Pep Guardiola Wariskan Sejarah di Manchester City
- PSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum
- Arsenal Butuh 20 Tahun Juara Liga, Arteta Ikuti Wenger
- Viktor Gyokeres Garda Terdepan Mimpi Swedia Piala Dunia 2026
- PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Laga Kandang
- Persib Bandung Kena Denda Rp 3,5 Miliar dan Sanksi AFC