Lokasi: Berita >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
Berita23 Dilihat
RingkasanEnergi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_165139.jpg)
Energi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran. Semakin kuat getaran suatu benda, biasanya bunyi yang dihasilkan juga semakin keras.
Dalam latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada pada halaman tersebut. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Soal pertama meminta siswa menentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah beserta alasannya.
Pernyataan a: "Kita tidak dapat mendengar suara saat menyelam di dalam kolam renang." Jawabannya adalah salah karena bunyi dapat merambat melalui zat cair seperti air. Oleh karena itu, saat menyelam di kolam renang kita masih dapat mendengar suara, meskipun terdengar berbeda dibandingkan di udara. Pernyataan b: "Tujuan pemasangan busa/karpet di dinding bioskop adalah untuk mencegah pemantulan bunyi." Jawabannya adalah benar karena bahan tersebut berfungsi sebagai peredam suara guna mengurangi gema dan kebisingan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5ycjmodtz.html
Artikel Terkait
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
BeritaPelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai memberikan tekanan besar terhadap sejumlah sektor industri, seperti otomotif, elektronik, petrokimia, hingga farmasi. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya tensi geopolitik global, lonjakan harga minyak dunia, dan tingginya kebutuhan dolar AS di dalam negeri....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPramono Klaim Jakarta Kota Teraman Nomor Dua ASEAN
BeritaPramono Anung menyampaikan Jakarta berhasil meraih peringkat kedua kota teraman di ASEAN versi Global Residence Index 2026. Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri Deklarasi Gerakan Pilah Sampah sekaligus Pencanangan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta di kawasan Plaza Festival, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPelaku Jambret WN Polandia di Menteng Ditangkap, Damai
BeritaPolsek Metro Menteng menangkap dua pelaku penjambretan yang menyasar Warga Negara Asing (WNA) asal Polandia bernama Andrzej. Kedua pelaku berinisial F dan R diamankan setelah beraksi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- Kebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai
- Ribuan Warga Padati Ragunan Saat Libur Panjang
- 3 Jambret WNA di Bundaran HI Ternyata 120 Kali Beraksi
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- 36 Begal di Jakarta Ditangkap, 2 Ditembak Polisi
Artikel Terbaru
Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Akibat Korsleting
Keringanan PBB-P2 2026 Dorong Warga Jakarta Lunasi Pajak
1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
KPK Geledah Kantor dan Mobil Kepala Dinkes Ponorogo
Ibadah Kenaikan Yesus 2026 di GPIB Immanuel Jakarta
Tautan Sahabat
- IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi Anak di Ruang AC
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot