Lokasi: Berita >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berita325 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5ucjluclv.html
Artikel Terkait
Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
BeritaSamsung Galaxy S26 Ultra mampu mengisi daya baterai hingga 76 persen hanya dalam waktu 30 menit, berdasarkan laporan pengujian yang dipublikasikan CNET pada 14 Mei 2026. CNET melakukan pengujian terhadap berbagai merek besar seperti Apple, Samsung, Google, Motorola, hingga OnePlus dengan metode yang sama untuk melihat seberapa cepat baterai terisi dalam waktu setengah jam....
【Berita】
Baca SelengkapnyaSammy Simorangkir Gelar Konser 20 Tahun Karier Penuh Haru
BeritaSammy menggelar konser perayaan 20 tahun bermusik di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (13/5/2026) lalu. Selama lebih dari dua setengah jam, ribuan penonton larut dalam pertunjukan emosional yang dipenuhi nostalgia, kejutan, hingga momen haru....
【Berita】
Baca SelengkapnyaJennifer Coppen Umumkan Tanggal Nikah Sesuai Jadwal Justin Hubner
BeritaJennifer membenarkan kabar pernikahannya dengan Hubner setelah mengunggah foto prewedding di media sosial Instagram. Ia akan menikah pada Juni 2026 di Pulau Bali....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Shindy Fioerla Cerai dari Rendy Samuel, Akhiri Hubungan Toxic
- Elang Gibran Gabung Elemen Gonjiam di 402 Rumah Sakit Angker
- Rieke Diah dampingi Nikita Mirzani adukan dugaan etik ke KY
- Megawati Main Semusim Penuh di Liga Voli Korea
- Ogah Pisah, Eza Gionino Curiga Ada Pihak Pengaruhi Eca Banding
Artikel Terbaru
Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
Kekasih Khawatir Ammar Zoni di Nusakambangan
BGN Evaluasi SPPG Gagal Capai Target 3B Penerima Manfaat
Maia Estianty Bantah Beri Rumah untuk Al dan Alyssa
Cristiano Ronaldo 4 Gol Dekati Rekor, Al Hilal Tertekan
Kekasih Khawatir Ammar Zoni di Nusakambangan
Tautan Sahabat
- Pemerintah Wajibkan Ekspor SDA Lewat BUMN
- Pemuda Lereng Merbabu Sukses Bisnis Domba Kurban dengan KUR BRI
- Mendag Beri Sinyal Harga Minyakita Naik
- Emas Stabil, Tembaga Jadi Logam Strategis Masa Depan
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
- Pertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg saat Libur Panjang
- MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
- Ibu Sunarsih Raih Sukses Katering Berkat Modal KUR BRI
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP