Lokasi: Hikmah >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Hikmah74444 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5me63bath.html
Artikel Terkait
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
HikmahErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaSindikat Pita Cukai Ilegal Jateng Dibongkar, 19 Ditangkap
HikmahTim gabungan dari Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Bea Cukai Kudus, dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI menindak jaringan produksi pita cukai palsu pada Selasa (19/05/2026). Di Kabupaten Jepara, petugas menggerebek lima lokasi penimbunan dan pelekatan hologram di Kecamatan Mayong, Kecamatan Batealit, dan Kecamatan Pecangaan....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Depok Besok: Pagi dan Malam Cerah
HikmahKota Depok pada Selasa (12/5/2026) terpantau cerah dengan tingkat kelembapan udara berkisar antara 59 hingga 94 persen. Kondisi ini menjadikan cuaca di wilayah tersebut cukup bersahabat bagi aktivitas warga sepanjang hari....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Jalan Amolame, dari Lumpur Menuju Harapan Warga
- Prakiraan Cuaca Bali, Bedugul Hujan Ringan Siang
- Kantor Bupati Bulungan Kaltara Ludes Terbakar Hebat
- Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
- Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
Artikel Terbaru
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
Jalur Barat dan Bandara Serui Segera Ditingkatkan
Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo
Spanduk Minta Maaf dan Bendera Setengah Tiang di UGM Hilang
Penjual Tempe di Pacitan Dirujuk Usai Disiram Air Keras
Prakiraan Cuaca Yogyakarta: Gunungkidul Berawan, Sleman Hujan Ringan
Tautan Sahabat
- Kurban Unta untuk 7 Orang, Ini Dalil dan Pendapat Ulama
- Hukum Gabung Puasa Dzulhijjah dan Qadha Ramadhan
- Siswi Protes LCC Josepha Alexandra Diundang MPR dan Ditawari Beasiswa
- Serka Frengky Dituntut 4 Tahun, Surat Kopassus Diserahkan
- BPK Diabaikan, Romli Pertanyakan Jaksa dan Hakim Hitung Kerugian Negara
- MK Tolak Gugatan UU LLAJ, Dorong Deteksi Kantuk Sopir
- Jurnalis Republika Kirim Video SOS Sebelum Ditangkap Israel
- Hukum Kurban untuk Orang Meninggal, Apakah Sah?
- Hotel Ternak di Lampung Tengah Jadi Tempat Transit Hewan
- Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Terima SGD 213 Ribu